Probolinggo – Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Kraksaan menggelar khitan massal dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 sekaligus menyambut Haflatul Imtihan ke-8 Pondok Pesantren (PP) Robithatul Qur’an Desa Prasi Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Minggu (1/2/2026).
Ketua PC LKNU Kota Kraksaan Sugianto mengatakan khitan massal tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan LKNU dalam memperingati Harlah NU ke-103 serta bentuk pengabdian nyata NU kepada masyarakat melalui bidang kesehatan.
“Kegiatan khitan massal ini merupakan agenda LKNU dalam rangka Harlah NU ke-103. Selain sebagai program pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi sarana syiar Islam melalui bidang kesehatan,” ujarnya.
Sugianto menjelaskan, kegiatan khitan massal diikuti oleh 43 anak. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat tiga anak yang tidak dapat mengikuti proses khitan, masing-masing satu anak harus dikonsultasikan ke rumah sakit karena alasan medis, satu anak mengundurkan diri dan satu anak tidak hadir.
“Dari 43 anak yang terdaftar, sebanyak 40 anak berhasil dikhitan. Ada satu anak yang kami rujuk ke rumah sakit karena pertimbangan medis, satu anak mengundurkan diri dan satu anak tidak datang,” jelasnya.
Menurut Sugianto, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PC LKNU Kota Kraksaan dengan PP Robithatul Qur’an yang diasuh oleh KH Sholehudin. Khitan massal tersebut telah menjadi agenda rutin dan tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat sejak pondok pesantren tersebut berdiri delapan tahun lalu.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi PC LKNU Kota Kraksaan dengan PP Robithatul Qur’an dalam rangka Haflatul Imtihan. Alhamdulillah, ini sudah keempat kalinya khitan massal digelar sejak pondok pesantren ini berdiri,” terangnya.
Dalam pelaksanaannya, khitan massal ini didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, LAZISNU, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Probolinggo, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Probolinggo serta Puskesmas Gading.
“LKNU menurunkan sebanyak 20 personel medis dengan menggunakan 9 meja tindakan agar proses khitan bisa berlangsung lebih cepat, apalagi saat ini musim hujan. Kegiatan ini juga disupervisi langsung oleh Konsultan Rumah Khitan NU Kota Kraksaan dr. Syahrudi,” tambahnya.
Lebih lanjut Sugianto menyampaikan kegiatan khitan massal ini merupakan kegiatan perdana PC LKNU Kota Kraksaan di tahun 2026. Ke depan, pihaknya telah menjadwalkan kegiatan serupa di sejumlah wilayah lainnya.
“Insya Allah, setelah kegiatan perdana ini, pada tanggal 8 Februari 2026 kami akan melaksanakan khitan massal di Desa Ngepoh Kecamatan Dringu dan tanggal 15 Februari 2026 di Pondok Pesantren Nurul Qodim 4 Desa Glagah Kecamatan Pakuniran,” pungkasnya.(Bambang)







