Probolinggo — Achmad Izzat Nadhif Billah, mahasiswa baru Universitas Sunan Gresik (USG), menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih nilai tertinggi dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah. Pemuda asal Kota Probolinggo itu mencatatkan skor 84 dari 100 soal yang diujikan, tertinggi di antara sekitar 3.000 calon mahasiswa.
Atas capaian tersebut, Nadhif—yang akrab disapa Nabil—berhak memperoleh beasiswa penuh dari Lion Air Group dengan nilai total mencapai sekitar Rp 260 juta hingga lulus program Diploma IV (D4). Beasiswa itu tidak hanya mencakup biaya pendidikan, tetapi juga biaya asrama, praktik kerja, serta jaminan bergabung dan bekerja di Lion Air Group setelah menyelesaikan studi.
Nabil merupakan putra dari pasangan Muhammad Arif Billah dan Diana Anggraeni. Anak pertama dari tiga bersaudara ini merupakan lulusan SMA Negeri 1 Probolinggo dan lahir pada 22 Februari 2007. Ia mengaku tidak pernah menyangka bisa menjadi peraih nilai tertinggi dalam seleksi yang dikenal memiliki standar ketat tersebut.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapat nilai tertinggi. Apalagi pada tes tahap pertama saya sempat dinyatakan tidak lolos. Dari situ saya belajar untuk tidak menyerah dan terus berusaha, semata-mata ingin membahagiakan orang tua,” ujar Nabil saat ditemui di Probolinggo.
Ia menuturkan, keikutsertaannya dalam seleksi Universitas Sunan Gresik berawal dari saran kedua orang tuanya. Pada pendaftaran dan tes tahap pertama, Nabil diantar langsung oleh ayahnya ke Gresik. Namun hasil seleksi awal belum berpihak kepadanya.
Kegagalan tersebut justru menjadi titik balik. Nabil meningkatkan intensitas belajar dan mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi seleksi tahap kedua. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini ia memutuskan berangkat sendiri ke Gresik menggunakan bus umum.
“Saat tes pertama saya diantar ayah, tapi tidak lolos. Saya merasa merepotkan orang tua. Jadi pada tes kedua saya berangkat sendiri naik bus. Alhamdulillah, hasilnya jauh lebih baik. Nilai saya 84 dan ternyata menjadi yang tertinggi,” tuturnya sambil tersenyum.
Prestasi tersebut disambut rasa bangga oleh sang ayah, Muhammad Arif Billah. Meski mengaku tidak pernah melihat tanda-tanda khusus di rumah, Arif menilai pencapaian anak sulungnya itu sebagai anugerah yang patut disyukuri.
“Di rumah dia kelihatannya biasa saja, bahkan cenderung pemalu dan santai. Kamarnya pun sering berantakan. Tapi Alhamdulillah, Allah memberikan jalan terbaik dan dia bisa membanggakan keluarga,” ujar Arif Billah, yang saat ini menjabat sebagai Komite Audit Perumdam Bayuangga.
Ia berharap, keberhasilan tersebut menjadi awal perjalanan panjang putranya untuk terus berkembang, tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara moral dan profesional. “Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi setiap langkah hidupnya,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Universitas Sunan Gresik merupakan salah satu perguruan tinggi yang menjalin kerja sama strategis dengan Lion Air Group, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang penerbangan. Salah satu program unggulan dalam kerja sama tersebut adalah Program Studi Teknisi Perawatan Pesawat Udara (TPPU).
Program studi TPPU dikenal memiliki standar akademik dan praktik yang tinggi, mengingat lulusannya dipersiapkan untuk langsung terjun di industri penerbangan. Karena itu, Lion Air Group memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa dengan nilai seleksi minimal 80, termasuk pembiayaan pendidikan, asrama, praktik kerja industri, hingga jaminan penempatan kerja setelah lulus.
Dalam skema perkuliahan, mahasiswa TPPU akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Sunan Gresik. Selanjutnya, selama tiga tahun berikutnya, mahasiswa akan melanjutkan proses pendidikan dan praktik laboratorium di asrama serta fasilitas milik Lion Air Group di Tangerang.
Capaian Nabil tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Probolinggo, bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.
*(Bambang)*







