Probolinggo – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pelaksanaan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Komitmen pelayanan humanis ini diwujudkan melalui program “Polantas Menyapa” yang diterapkan di seluruh jajaran pelayanan SIM pada Senin pagi (17/11/2025).
Aipda Arifin Susilo, petugas penguji praktik SIM R2 dan R4 Satlantas Polres Probolinggo, mengatakan bahwa pihaknya memberikan arahan lengkap terkait tata cara ujian praktik serta rambu-rambu lalu lintas sebelum peserta memulai ujian. Hal ini dilakukan agar pemohon dapat mengikuti ujian dengan tenang tanpa hambatan berarti.
Menurut Arifin, program “Polantas Menyapa” merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik bertajuk “Regident Menyapa”, yang menekankan pelayanan ramah, humanis, serta komunikatif kepada masyarakat. “Program Regident Menyapa diterapkan pada seluruh personel unit SIM, terutama yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik, jelas, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Dalam program tersebut, setiap petugas diwajibkan menyapa, bersikap ramah, serta memberikan penjelasan dan pengarahan secara sederhana kepada pemohon SIM di lingkungan Kantor Satpas Probolinggo.
Pelayanan humanis tersebut mendapat respons positif dari warga. Salah satunya Jamaludin (30), warga Kecamatan Krejengan, yang datang ke Satpas Probolinggo untuk membuat SIM C baru. Ia mengaku terbantu dengan penjelasan petugas mengenai alur pembuatan SIM.
“Saya diarahkan untuk melengkapi surat kesehatan dan psikologi di luar Satpas. Setelah itu saya mendaftar melalui Register Online Satpas Probolinggo. Semua dipandu dengan baik,” ungkap Jamaludin kepada awak media.
Setelah proses administrasi, Jamaludin mengikuti tahapan selanjutnya, mulai dari pengambilan data, foto, ujian teori, hingga ujian praktik kendaraan. Setelah dinyatakan lulus, proses berlanjut ke pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di loket BRI hingga akhirnya SIM diterbitkan.
“Alhamdulillah, dengan informasi dan arahan yang jelas dari petugas Satpas Probolinggo, saya bisa melalui semua proses dengan baik dan lancar. Hari ini saya resmi memiliki SIM C,” tutup Jamaludin.
(Bambang/Fahrul/**)







