Probolinggo — Rutan Kelas IIB Kraksaan kembali menjadi salah satu satuan kerja yang dipercaya dalam Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch 2. Sebanyak 34 peserta magang resmi diterima dan disambut jajaran petugas Rutan Kraksaan pada Selasa (25/11) dalam suasana penuh kehangatan dan semangat pembelajaran.
Penyambutan berlangsung di aula Rutan Kraksaan dan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan (Karutan) Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, didampingi pejabat struktural serta petugas pemasyarakatan lainnya.
Karutan: Magang Adalah Jendela Memahami Dunia Pemasyarakatan
Dalam sambutannya, Karutan Galih menegaskan bahwa program magang menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui kegiatan ini, peserta dapat melihat langsung dinamika pemasyarakatan, mulai dari pengelolaan warga binaan, administrasi, layanan publik, hingga standar keamanan.
“Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta magang. Semoga kehadiran saudara sekalian dapat membawa semangat baru dan menjadi pengalaman berharga dalam memahami tugas serta fungsi pemasyarakatan secara langsung,” kata Galih.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, dan integritas sebagai nilai utama dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kasubsie Pengelolaan: Jangan Hanya Melihat, Tapi Pahami Nilai Kerjanya
Sementara itu, Kasubsie Pengelolaan, Fathorrasi, mendorong seluruh peserta untuk aktif selama menjalani masa magang. Ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk menggali sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman.
“Kami berharap rekan-rekan bisa memanfaatkan waktu magang ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Jangan ragu bertanya, bertukar pikiran, dan menyerap semua pengetahuan yang diberikan para petugas,” ujarnya.
“Magang ini bukan hanya tentang melihat, tetapi juga memahami nilai dan tanggung jawab dalam bekerja,” tambahnya.
Perkuat Sinergi Dunia Pendidikan dan Pemasyarakatan
Rutan Kraksaan menegaskan bahwa penyelenggaraan program magang ini berjalan sesuai standar keamanan, etika kerja, serta pedoman pelaksanaan pemasyarakatan. Seluruh peserta juga diarahkan untuk memahami kultur kerja lembaga pemasyarakatan yang mengutamakan kedisiplinan, ketertiban, dan pelayanan terbaik.
Program magang dari Kemenaker ini diharapkan tidak hanya memperluas pengetahuan peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan institusi pendidikan serta lembaga pemerintah terkait, khususnya dalam bidang ketenagakerjaan.
Kehadiran 34 peserta magang Batch 2 ini menjadi momentum bagi Rutan Kraksaan dalam menegaskan komitmen sebagai wadah pembelajaran sekaligus mitra strategis dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
(Bambang)






