Probolinggo — Komitmen TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh jajaran **Koramil 0820/15 Pajarakan**. Dipimpin langsung oleh **Danramil Pajarakan Kapten Cba Dandung Kusdiantoro**, personel TNI turun ke lokasi tanggul jebol di **Dusun Pandean, Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan**, Selasa (27/1/2026), untuk membantu percepatan perbaikan tanggul yang rusak akibat tingginya debit air sungai.
Kehadiran Danramil di lokasi bukan sekadar melakukan pemantauan. Ia terlihat terlibat langsung dalam kerja fisik bersama anggota Koramil, warga setempat, serta personel gabungan dari **Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)** dan **UPT Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Timur**. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk memperkuat struktur tanggul sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan yang dapat mengancam permukiman warga.
Di bawah terik matahari, para personel TNI dan warga bergotong royong mengisi karung dengan tanah, menyusun bambu, serta menutup celah tanggul yang jebol. Aktivitas tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan ketat guna memastikan tanggul sementara dapat menahan aliran air sungai jika terjadi peningkatan debit akibat hujan.
Kapten Cba Dandung Kusdiantoro menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas kewilayahan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir di sini untuk memastikan keselamatan warga. Ini adalah wujud manunggalnya TNI dengan rakyat. Saat ada musibah, TNI wajib hadir di barisan terdepan untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Menurut Danramil, kecepatan penanganan menjadi kunci utama dalam meminimalisasi dampak bencana. Oleh karena itu, koordinasi dengan BPBD Kabupaten Probolinggo, UPT PSDA, serta Pemerintah Desa Sukokerto terus dilakukan, termasuk pemantauan debit air sungai secara berkala dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem.
Kehadiran Danramil beserta anggotanya memberikan dorongan moril tersendiri bagi masyarakat. **Herwanto**, salah satu warga Desa Sukokerto, mengaku bangga dan terharu melihat personel TNI turun langsung membantu warga tanpa canggung.
“Pak Danramil dan anggotanya luar biasa. Mereka ikut kerja bakti bersama kami. Ini yang membuat semangat warga dan petugas makin berkobar agar perbaikan tanggul ini cepat selesai,” ungkapnya.
Selain fokus pada perbaikan fisik, Danramil juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang masih fluktuatif. Warga diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda kerusakan lanjutan atau peningkatan debit air yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
Dengan kerja sama yang solid antara **TNI, instansi pemerintah, dan masyarakat**, proses perbaikan tanggul jebol di Desa Sukokerto diharapkan dapat rampung tepat waktu. Upaya ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman bagi warga dari ancaman bencana hidrometeorologi di musim penghujan.
*(Bambang/Pendim0820)*







