Tabalong – Bati Tuud Koramil 1008-02/Haruai–Bintang Ara–Upau, Serma Pranoto, menghadiri kegiatan Peresmian Market Day Santri Anwarul Hasanniyah (Madyasa) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Anwarul Hasanniyah (Aanwaha), Desa Marindi, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Sabtu (09/01/2026).
Kegiatan Market Day Santri Anwaha (Madyasa) tersebut turut dihadiri oleh Kabag Kesra Kabupaten Tabalong, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabalong, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Camat Haruai, para tokoh masyarakat, pengasuh pondok pesantren, serta para santri dan undangan lainnya.
Market Day Santri Anwaha (Madyasa) merupakan wadah pembelajaran bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan kemandirian, kreativitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini melalui praktik langsung dalam kegiatan usaha dan ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya, Bupati Tabalong Ir. H. M. Noor Rifani, S.H., S.T., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan Market Day ini sangat positif dan strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Market Day ini merupakan langkah nyata dalam membekali para santri dengan keterampilan hidup. Santri tidak hanya dididik menjadi insan yang berakhlak dan berilmu, tetapi juga mandiri, kreatif, serta memiliki jiwa wirausaha. Pemerintah Kabupaten Tabalong sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan upaya mencetak generasi yang produktif dan berdaya saing,” ujar Bupati Tabalong.
Sementara itu, Serma Pranoto selaku perwakilan Koramil 1008-02/Haruai–Bintang Ara–Upau menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Market Day Santri tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi para santri dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian.
“Kami dari Koramil sangat mendukung kegiatan positif seperti Market Day ini. Selain melatih kemandirian, kegiatan ini juga membentuk mental, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan para santri. Harapannya, ke depan para santri mampu menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Serma Pranoto.
Dengan adanya Market Day Santri Anwaha (Madyasa), diharapkan para santri Pondok Pesantren Anwarul Hasanniyah mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lingkungan pesantren ke dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi pelaku usaha yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. (Pendim1008Tbg)







