banner 728x250
Polri  

Latpraops Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Kapolres Probolinggo Siapkan Personel Hadapi Lonjakan Aktivitas Warga

Latpraops Keselamatan Semeru 2026 Digelar, Kapolres Probolinggo Siapkan Personel Hadapi Lonjakan Aktivitas Warga
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif memimpin langsung kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kesiapan personel sebelum operasi dilaksanakan secara serentak.

Dalam arahannya, AKBP M. Wahyudin Latif menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Menurutnya, Operasi Keselamatan Semeru 2026 memiliki peran strategis, terlebih akan berlangsung menjelang bulan suci Ramadhan yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

banner 325x300

“Seluruh anggota harus benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Laksanakan operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat,” tegas Kapolres di hadapan para peserta Latpraops.

Kapolres menjelaskan, Latpraops merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta meningkatkan kemampuan personel yang akan terlibat langsung dalam operasi. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kegiatan latihan pra operasi ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan personel. Saya harapkan seluruh Satgas dapat berkolaborasi dengan baik, saling mendukung, serta bekerja sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Latif.

Lebih lanjut, AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2026 difokuskan pada upaya preventif dan preemtif. Tujuannya adalah menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus menekan fatalitas korban laka lantas di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Langkah-langkah strategis harus dikedepankan, mulai dari edukasi, sosialisasi, hingga penegakan hukum yang dilakukan secara simpatik. Harapannya, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat,” jelasnya.

Selain penindakan, Kapolres juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat. Menurutnya, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan stabilitas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Operasi Keselamatan Semeru 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Operasi ini melibatkan sejumlah satuan tugas yang akan bertindak sesuai fungsi dan peran masing-masing.

Melalui kegiatan ini, Kapolres Probolinggo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban.

“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Dengan kesadaran bersama, kita bisa menekan angka kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” pungkas AKBP M. Wahyudin Latif.

*(Bambang)*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *