**Probolinggo** – Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan penuh khidmat di Masjid Amanullah Polres Probolinggo, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperingati peristiwa agung dalam sejarah Islam, namun juga dimaknai sebagai momentum refleksi spiritual bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema **“Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketaqwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”** Tema tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara profesionalitas dalam tugas kepolisian dengan penguatan nilai-nilai keimanan, ketaqwaan, serta kepedulian sosial.
Kegiatan diikuti langsung oleh Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif, Wakapolres Probolinggo, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres Probolinggo, serta Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo bersama pengurus Bhayangkari. Kehadiran unsur pimpinan dan keluarga besar Polres Probolinggo menambah kekhidmatan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam institusi Polri.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama, dilanjutkan sambutan Kapolres Probolinggo, penyampaian hikmah Isra Mi’raj oleh penceramah Ustadz Azka Fatoni, doa bersama, pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, Polres Probolinggo turut memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Aksi kemanusiaan ini menjadi simbol empati dan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
Dalam sambutannya, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh anggota Polri.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang kedisiplinan, keikhlasan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam sikap dan perilaku setiap anggota Polri, baik saat melaksanakan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas AKBP Wahyudin Latif.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjadikan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan moral dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan kepolisian. Dengan fondasi spiritual yang kuat, diharapkan seluruh personel mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, adil, dan humanis.
“Saya berharap melalui peringatan Isra Mi’raj ini, seluruh anggota Polres Probolinggo semakin meningkatkan kualitas ibadah, menjaga integritas, serta memperkuat empati sosial. Polri harus benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKBP Wahyudin Latif menekankan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan tugas dan fungsi Polri. Menurutnya, pengabdian Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari kehadiran dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini, Polres Probolinggo berharap nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan kepedulian sosial dapat terus tertanam kuat dalam diri seluruh personel. Dengan demikian, Polri diharapkan semakin beriman, profesional, humanis, serta semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.
*(Bambang)*







