banner 728x250

Bupati Haris Ajak Kakang Ayu Probolinggo Aktif Bangun Pariwisata Daerah

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, mengajak generasi muda khususnya Paguyuban Kakang Ayu Kabupaten Probolinggo untuk lebih aktif dan berperan nyata dalam pembangunan sektor pariwisata di daerahnya. Ajakan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi bersama perwakilan anggota Paguyuban Kakang Ayu di ruang Rengganis, Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (3/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Haris didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, serta Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disporapar, Umi Subiyantiningsih. Audiensi ini menjadi momentum strategis bagi para duta wisata Kakang Ayu untuk menyampaikan program kerja, harapan, dan permohonan dukungan pemerintah dalam pengembangan kegiatan mereka ke depan.

banner 325x300

Bupati Haris menegaskan, keberadaan Kakang Ayu tidak sekadar simbolis. Mereka harus menjadi pelopor yang memperkenalkan dan membangun potensi besar Kabupaten Probolinggo, baik dalam sektor pariwisata maupun pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Kabupaten Probolinggo memiliki kekayaan alam dan budaya luar biasa. Dari pegunungan, pantai sepanjang 119 km, Pulau Gili Ketapang, hingga agrowisata dan wisata bahari. Semua ini adalah modal besar untuk menjadikan Probolinggo destinasi unggulan di Jawa Timur bahkan Indonesia,” ujar Bupati Haris.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa potensi wisata yang melimpah harus dikelola dan dipasarkan secara serius dan kreatif. “Kita punya Gunung Bromo, Pulau Gili Ketapang, pantai utara, wisata air terjun dan danau. Namun yang lebih penting adalah pengelolaan dan pemasaran potensi tersebut secara maksimal,” tambahnya.

Bupati Haris juga menggarisbawahi pentingnya kualitas SDM lokal sebagai faktor utama dalam pembangunan pariwisata. Oleh sebab itu, Kakang Ayu diharapkan menjadi corong perubahan dan agen promosi di era digital. “Kakang Ayu bukan hanya duta wisata, tapi harus menjadi agen perubahan yang membawa nama baik daerah,” tegasnya.

Meski ada keterbatasan anggaran di tahun 2025, Bupati Haris menyatakan komitmennya mendukung penuh kegiatan yang membawa nama baik daerah, termasuk pemilihan Duta Wisata Kakang Ayu. Pemerintah akan mengkaji ulang kebutuhan anggaran demi peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Tak hanya sektor pariwisata, Bupati Haris berharap keterlibatan duta wisata meluas ke bidang lain seperti kesehatan, pendidikan, dan isu sosial. Ia mengusulkan pembentukan Duta Pendidikan, Duta Kesehatan, hingga Duta Satpol PP untuk sinergi membangun mindset dan karakter masyarakat Kabupaten Probolinggo yang lebih baik.

Salah satu agenda besar yang tengah disiapkan Pemkab Probolinggo adalah Festival Probolinggo Paradise 2025, yang akan berlangsung pada 7 November 2025. Festival ini akan menampilkan beragam kegiatan budaya, olahraga, dan pariwisata seperti trail, offroad, sepeda wisata, serta pertunjukan seni.

“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi momentum membuktikan Probolinggo sebagai destinasi utama. Semua stakeholder, termasuk Kakang Ayu, diharapkan terlibat penuh dari persiapan hingga pelaksanaan,” ungkap Bupati Haris.

Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para anggota Kakang Ayu untuk terus menjaga semangat, integritas, dan komitmen dalam membangun daerah. “Saya ingin Kakang Ayu bukan sekadar duta, tapi pejuang identitas dan kemajuan Kabupaten Probolinggo. Mari bangun bersama, dari desa ke kota, gunung ke laut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menilai audiensi ini merupakan langkah penting memperkuat sinergi antara generasi muda dan pemerintah daerah. Aspirasi dari Kakang Ayu akan dikaji untuk diselaraskan dengan program kerja pemerintah.

“Hari ini ada audiensi antara Paguyuban Kakang Ayu dengan Bupati. Mereka menyampaikan program kerja serta harapan yang akan kami kaji dan sinkronkan dengan kegiatan pemerintah,” ujarnya.

Heri juga mengapresiasi keinginan Kakang Ayu untuk berperan lebih luas dalam promosi dan pembangunan daerah. Ia berharap keberadaan Kakang Ayu dapat dimanfaatkan seluruh OPD untuk memperkuat promosi di berbagai bidang sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan Kabupaten Probolinggo.

Selain itu, Heri berharap Paguyuban Kakang Ayu dapat memperoleh dana hibah dari pemerintah untuk menjalankan kegiatan secara mandiri dan mengelola keuangan dengan baik. “Masukan dari mereka akan kami kaji, dan semoga bisa mendapatkan dana hibah untuk mendukung kegiatan mereka,” pungkasnya.

(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *