banner 728x250

Kolaborasi Pemkot – PKK Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui GEMAS SANLOKA

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo –
Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUP) berkolaborasi dengan TP PKK Kota Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal. Hal tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Batik Cap ‘GEMAS SANLOKA’ (Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal), Selasa (14/4), di Rumah Batik Probolinggo, Jalan Mastrip.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 30 peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing TP PKK Pokja 3 di tingkat kelurahan dan kecamatan. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang kerajinan batik sebagai salah satu produk unggulan daerah.

banner 325x300

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo, Slamet Suwantoro, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam teknik pembuatan batik cap. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas peserta dalam menciptakan motif dan teknik batik cap yang kreatif dan inovatif.

“Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya usaha-usaha baru di sektor kerajinan batik, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat serta mendukung terwujudnya kesejahteraan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Probolinggo Dokter Evariani mengungkapkan pelatihan batik cap GEMAS SANLOKA merupakan langkah positif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Melalui pelatihan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan agar lebih mandiri dan produktif.

“Peran TP PKK sangat strategis dalam mendorong pemberdayaan keluarga. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya peningkatan keterampilam, kreativitas dan kemandirian perempuan. GEMAS SANLOKA menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat untuk lebih bangga menggunakan sandang lokal, ” ungkapnya.

Menurutnya, dengan memanfaatkan potensi yang ada, dapat menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi yang dapat bersaing di pasaran. “Nah, ini sekaligus membuka peluang usaha baru bagi keluarga. Jadi kita tumbuhkan dulu kepercayaan orang lain atas keberadaan kita dengan skill yang kita miliki ini, tentunya juga akan membawa dampak yang luas, orang akan percaya atas nama usaha kita dan produk yang kita jual. Sekarang kita treatment dulu agar bagaimana orang lain percaya akan hasil karya kita,” ujarnya

Ia juga berharap agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan dan keterampilan. Serta mampu mengimplementasikannya dalam kegiatan usaha yang berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

Pelatihan ini menggandeng narasumber yang berkompeten dalam seni batik, Yayuk dari D’Aisya Batik. Peserta juga diberikan perlengkapan secara mandiri guna dapat berlatih di rumah.

Melalui sinergi antara Pemkot Probolinggo dan TP PKK optimistis akan membawa pengembangan sektor UMKM khususnya kerajinan batik, akan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal di Kota Probolinggo.(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *