PROBOLINGGO – Kondisi instalasi kabel listrik yang menjuntai rendah dan sebagian terlepas dari tiang di Dusun Ronggotali, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, memicu kekhawatiran warga. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di lokasi.
Berdasarkan pantauan warga pada Sabtu (6/6/2026), sejumlah kabel listrik terlihat tidak berada pada jalur pemasangan yang semestinya. Beberapa kabel bahkan tampak menggantung rendah melintasi jalan desa dan area permukiman penduduk. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya kabel yang terlepas dari pengait atau isolator pada tiang listrik.
Warga khawatir kabel yang menjuntai tersebut dapat memicu kecelakaan, terutama saat cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang. Risiko korsleting, putusnya kabel, hingga potensi sengatan listrik menjadi kekhawatiran utama masyarakat setempat.
Salah seorang warga, Badrus Seman, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, persoalan itu sudah beberapa kali dilaporkan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan perbaikan di lapangan.
“Kami merasa khawatir karena kabel-kabel itu menjuntai sangat rendah dan ada yang sudah lepas dari tiang. Lokasinya berada di jalur yang setiap hari dilalui warga dan anak-anak sekolah. Jika dibiarkan, kami takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Badrus kepada wartawan.
Ia menambahkan, warga berharap pihak PT PLN (Persero) segera melakukan pengecekan dan perbaikan guna menghindari potensi kecelakaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Menurut Badrus, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan lingkungan, tetapi juga menimbulkan ancaman nyata terhadap keselamatan pengguna jalan maupun warga yang bermukim di sekitar lokasi.
“Kami berharap ada tindakan cepat dari PLN. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai menunggu adanya korban baru dilakukan perbaikan,” katanya.
Selain berpotensi menimbulkan sengatan listrik, kabel yang terpasang tidak sesuai standar juga dikhawatirkan dapat memicu gangguan pasokan listrik hingga kebakaran apabila terjadi korsleting.
Hingga berita ini ditulis, kondisi kabel di lokasi masih terlihat menjuntai dan sebagian belum terpasang sebagaimana mestinya. Warga berharap petugas teknis segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan sesuai standar keselamatan kelistrikan.
Sementara itu, media ini masih berupaya menghubungi pihak PT PLN (Persero) terkait keluhan warga Desa Resongo guna memperoleh penjelasan dan konfirmasi resmi mengenai kondisi tersebut. Apabila terdapat tanggapan dari pihak PLN, akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.
(Bbg/Alfath/**)













