banner 728x250

Kasus Mafia BBM Solar Ilegal di Pronojiwo dan Ancaman Terhadap Jurnalis

banner 120x600
banner 468x60

Lumajang – Kasus mafia BBM solar ilegal yang melibatkan kelompok KH dan IB semakin merajalela di wilayah Polsek Pronojiwo, Lumajang. Dugaan ancaman pembunuhan terhadap wartawan yang meliput peristiwa tersebut pun menambah ketegangan dalam masalah ini. Insiden tersebut terjadi di SPBU 54 673 10, Pronojiwo, yang melibatkan dugaan ancaman dari komplotan mafia BBM terhadap rekan media.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandi Siregar memberikan izin untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, namun hal ini justru mendapat respon negatif dari salah satu wartawan yang menjadi korban. Wartawan tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pronojiwo, namun ketika dikonfirmasi, Bhabinkamtibmas, SL, terkesan diam dan tidak bertindak untuk menangkap para pelaku.

banner 325x300

“Bahkan Bhabinkamtibmas seolah membela kelompok mafia BBM dan menyalahkan wartawan yang sedang meliput,” ungkap salah satu korban. Tindak kekerasan yang dilakukan oleh mafia BBM Subsidi ini dinilai sangat mencemarkan nama baik hukum dan tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Pihak media juga mendesak agar tindakan mafia BBM Subsidi yang dilakukan oleh kelompok KH dan IB segera dihentikan. Media menuntut agar pejabat tinggi Polda Jawa Timur dan Mabes Polri tidak menutup mata terhadap kasus ini dan segera melakukan penyelidikan terhadap anggota Polres Lumajang serta menangkap para pelaku mafia BBM Subsidi yang telah melanggar hukum.

“Silakan dilaporkan ke Polres Lumajang, nanti akan ditangani secara profesional hingga tuntas,” tegas Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandi Siregar dalam pesan WhatsApp kepada media.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, juga mengimbau wartawan untuk melaporkan dugaan ancaman pembunuhan tersebut kepada Polres Lumajang. “Kami di perintah pimpinan untuk segera menghubungi rekan media dan melaporkan jika ada anggota kami yang melakukan pelanggaran. Pimpinan akan menindak tegas sesuai aturan,” tandas Ipda Untoro.

Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini masih terus diselidiki, dan media berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan yang tegas terhadap mafia BBM dan oknum-oknum yang melanggar hukum.

(Redaksi Tim/*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *