banner 728x250

Mahasiswa STIH Zainul Hasan Jalani PPL di Rutan Kraksaan, Perkuat Pemahaman Praktik Pemasyarakatan

Mahasiswa STIH Zainul Hasan Jalani PPL di Rutan Kraksaan, Perkuat Pemahaman Praktik Pemasyarakatan
banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo — Sebanyak 19 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Zainul Hasan (Zaha) Genggong resmi mengikuti Program Pengalaman Lapangan (PPL) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Program yang akan berlangsung selama satu bulan ini menjadi bagian dari pembelajaran praktik guna memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dunia kerja, khususnya di bidang hukum dan pemasyarakatan, Rabu (14/1/2026).

Melalui PPL tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali teori hukum dari ruang kelas, tetapi juga diajak memahami secara langsung dinamika pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan. Mereka akan mengenal berbagai aspek kerja rutan, mulai dari sistem administrasi, pelayanan tahanan, hingga proses pembinaan warga binaan yang menjadi bagian penting dari sistem peradilan pidana di Indonesia.

banner 325x300

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa PPL diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang aplikatif sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai praktik pemasyarakatan.

“Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar secara langsung, memahami praktik pemasyarakatan, serta mengaitkannya dengan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan,” ujar Galih.

Menurut dia, PPL juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melihat secara nyata tantangan dan tanggung jawab aparatur pemasyarakatan dalam menjalankan tugas negara, sekaligus memahami pentingnya pendekatan humanis dalam pembinaan warga binaan.

Selama pelaksanaan PPL, para mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah bagian sesuai kebutuhan dan relevansi bidang keilmuan. Setiap mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari petugas rutan agar proses pembelajaran berjalan terarah dan optimal.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Kepegawaian Rutan Kraksaan, Fathorrasi, menekankan pentingnya sikap profesional dan kepatuhan terhadap aturan selama mengikuti PPL. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika, disiplin, serta menaati seluruh ketentuan yang berlaku di lingkungan rutan.

“Lingkungan pemasyarakatan memiliki aturan yang harus dipatuhi. Kami berharap mahasiswa dapat menjaga sikap dan integritas sehingga kegiatan PPL berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal,” kata Fathorrasi.

Program Pengalaman Lapangan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa STIH Zainul Hasan Genggong, tidak hanya dari aspek pengetahuan praktis dan keterampilan kerja, tetapi juga dalam pembentukan karakter, etika profesi, serta integritas sebagai calon penegak hukum.

Selain itu, kegiatan ini dinilai menjadi bagian dari penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pemasyarakatan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di bidang hukum dan keadilan.
(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *