banner 728x250

Monev Pembangunan Fisik Desa Dringu Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Pemerintah Kecamatan Dringu terus menegaskan komitmennya dalam memastikan pembangunan fisik di tingkat desa berjalan sesuai harapan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). Rabu (11/6/2025), tim monev yang dipimpin langsung oleh Camat Dringu, Indah Rohani, melakukan evaluasi pembangunan fisik di Desa Sumbersuko dan Desa Mranggon Lawang, Kecamatan Dringu.

Fokus monev kali ini adalah pada dua jenis pembangunan fisik, yaitu pembangunan jalan paving dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu. Tim monitoring melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna menilai progres pengerjaan serta memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi di lapangan.

banner 325x300

Camat Dringu, Indah Rohani, menyatakan bahwa kegiatan monev merupakan bagian dari pengawasan dan penilaian yang dilakukan untuk memastikan pembangunan fisik di desa sesuai dengan rencana, berkualitas, dan penggunaan anggaran berjalan efektif dan efisien. “Monev ini adalah bentuk pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan pembangunan fisik desa,” ujarnya.

Lebih lanjut Indah menjelaskan, tujuan monev adalah memastikan bahwa pengerjaan pembangunan fisik sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan serta penggunaan anggaran dilakukan secara optimal. Evaluasi rutin ini juga penting untuk menilai kualitas bahan bangunan yang dipakai serta proses pengerjaan agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana mengidentifikasi hambatan selama proses pembangunan berlangsung. Kami ingin memastikan pembangunan tepat sasaran, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan, khususnya dalam penggunaan dana desa,” tambah Indah.

Selama kunjungan, tim monev memberikan catatan teknis dan rekomendasi perbaikan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai standar mutu yang diharapkan. Pembangunan jalan paving dan RTLH diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam aspek aksesibilitas dan kondisi tempat tinggal warga kurang mampu.

Indah berharap, kegiatan monev ini bisa menjadi budaya kerja yang berkelanjutan di seluruh desa di wilayah Kecamatan Dringu. Menurutnya, monev bukan hanya sekadar pengawasan, tetapi juga tanggung jawab pemerintah agar setiap rupiah dana desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keterlibatan langsung Pemerintah Kecamatan Dringu diharapkan mampu mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di tingkat desa. Ini sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *