Dengan inflasi yang rendah dan stabil, dapat menjaga stabilitas makro ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkesinambungan.
Hal ini membuat Pertumbuhan ekonomi Kota Tidore Kepulauan bergerak naik, dari 1,28 persen menjadi 3,09 persen pada 2022.
Ini disampaikan Sekda Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dokumalamo saat membuka Rapat Koordinasi Haigh Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rabu (27/12/2023).
Pada kesempatan itu ia menyampaikan bahwa, Inflasi merupakan masalah serius yang menjadi perhatian semua Pemerintah Daerah dan Pusat.
Usai rapat tim bersama Forkopimda melaksanakan peninjauan secara ke pasar Tradisional Kota Tidore.






