Probolinggo – Warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur rutin melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan kesadaran spiritual sekaligus mengisi waktu dengan aktivitas ibadah yang positif, Senin (16/3/2026).
Tadarus Al-Qur’an dilakukan secara bersama-sama di lingkungan rutan dengan melibatkan para warga binaan yang beragama Islam. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya mendekatkan diri kepada Tuhan selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan kegiatan tadarus ini menjadi salah satu sarana bagi warga binaan untuk memperkuat keimanan sekaligus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
“Bulan Ramadan adalah momentum yang sangat baik untuk memperbanyak ibadah. Kami berharap melalui tadarus ini warga binaan dapat meningkatkan keimanan, menenangkan hati serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam memperbaiki diri,” ujarnya.
Menurut Galih, pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan agar mereka memiliki bekal spiritual ketika kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan M. Yasin menambahkan kegiatan tadarus juga merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dilaksanakan selama Ramadan.
“Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan ketenangan batin, menumbuhkan kesadaran untuk berubah serta menjadi bekal bagi warga binaan agar kelak dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” katanya.
Melalui kegiatan tadarus Al-Qur’an tersebut, Rutan Kraksaan terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter warga binaan. (Bambang)







