banner 728x250

10 Daerah Penghasil Susu Segar Terbesar di RI, Masih Impor Triliunan

10 Daerah Penghasil Susu Segar Terbesar di RI, Masih Impor Triliunan
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Yang juga menarik adalah produksi susu Indonesia sangat terkonsentrasi di sejumlah wilayah tertentu. Kondisi tersebut menjadi tantangan ketika kebutuhan susu domestik berpotensi meningkat, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jakarta, Produksi susu segar Indonesia mulai kembali meningkat setelah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Data lain dalam laporan menunjukkan Namun, kenaikan tersebut belum cukup untuk mengembalikan produksi ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi susu segar nasional mencapai 820.874,80 ton pada 2025, naik 1,46% dibandingkan 2024 yang sebanyak 809.038,70 ton. Meski kembali tumbuh, produksi susu nasional masih jauh di bawah 2021. Pada tahun tersebut, produksi susu segar mencapai 946.388,17 ton, atau sekitar 125.513 ton lebih tinggi dibandingkan produksi 2025. Jika ditarik dalam lima tahun terakhir, produksi susu nasional menunjukkan tren yang belum stabil.

banner 325x300

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Hampir seluruh produksi nasional berasal dari Pulau Jawa. Beberapa perusahaan susu nasional menggantungkan pasokannya dari Jawa Timur hingga Jawa Tengah, termasuk PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) dan Nestle Indonesia. Konsentrasi ini menunjukkan bahwa produksi susu nasional masih sangat bergantung pada ekosistem peternakan di Jawa. Tren ini menunjukkan pemulihan di sisi hulu, tetapi kapasitas peternakan sapi perah nasional belum sepenuhnya kembali ke level sebelumnya. Masih kurangnya pasokan susu segar membuat impor susu Indonesia terus melonjak.

Jawa Timur Jadi Sentra Utama Produksi Susu Terbesar Jawa Timur menjadi provinsi dengan produksi susu segar terbesar di Indonesia pada 2025. Ketiga provinsi tersebut menyumbang sekitar 97,8% produksi susu segar Indonesia pada 2025. Jaraknya dengan provinsi lain juga sangat lebar. Produksi anjlok dari 946.388,17 ton pada 2021 menjadi 824.273,20 ton pada 2022. Produksi kemudian sempat meningkat menjadi 837.223,20 ton pada 2023, sebelum kembali terkoreksi menjadi 809.038,70 ton pada 2024. Pada 2025, produksi kembali menguat menjadi 820.874,80 ton. Dengan demikian, kenaikan pada 2025 lebih mencerminkan awal pemulihan setelah penurunan produksi susu. Produksinya mencapai 475.394,90 ton, atau sekitar 57,9% dari total produksi susu nasional. Jawa Barat berada di posisi kedua dengan produksi 251.871,10 ton, sementara Jawa Tengah menyusul dengan 75.336,85 ton. Artinya, dari setiap 100 ton susu segar yang diproduksi di Indonesia, hampir 98 ton berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Sumatera Utara yang berada di posisi keempat hanya menghasilkan 6.267,49 ton pada 2025, jauh di bawah tiga sentra utama tersebut. Populasi Sapi Perah Belum Kembali ke Level 2021 Di balik produksi susu, terdapat persoalan lain pada sisi hulu, yakni jumlah sapi perah. Data BPS menunjukkan populasi sapi perah nasional memang mulai meningkat dalam dua tahun terakhir, tetapi belum kembali ke level 2021. Pada 2025, populasi sapi perah Indonesia tercatat sebanyak 499.360 ekor, naik 1,79% dari 490.592 ekor pada 2024. Populasi sapi perah Indonesia mulai kembali meningkat setelah mencapai titik terendah 464.021 ekor pada 2023. Jumlahnya naik menjadi 490.592 ekor pada 2024 dan 499.360 ekor pada 2025. Meski demikian, angka tersebut masih 14,2% di bawah level 2021 yang mencapai 582.169 ekor. Kementerian Pertanian mengatakan produksi susu segar dalam negeri baru memenuhi sekitar 20% kebutuhan nasional, sehingga pemerintah menargetkan penambahan sedikitnya 600 ribu ekor sapi perah indukan hingga 2029. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor susu pada Januari-Juli 2026 sudah menembus 221.762 ton dengan nilai US$ 678 juta atau sekitar Rp 12,12 triliun (US$1- Rp 17.875). Volume impor pada Januari-Juli 2026 hampir menyamai sepanjang 2025.

banner 325x300