banner 728x250
TNI  

Koramil Dringu Bersama Forkopimcam Tertibkan Jamban Liar Dukung Program ODF

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dalam rangka mendukung program Open Defecation Free (ODF) dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih, Koramil 0820/22 Dringu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) melaksanakan penertiban jamban liar di sungai Desa Mranggonlawang, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

 

banner 325x300

Serma Rima S, anggota Koramil 0820/22 Dringu, menjelaskan bahwa penertiban ini bertujuan untuk memastikan bahwa wilayah binaan secara kolektif mencapai status bebas dari perilaku buang air besar sembarangan (BABS), yang dapat mengganggu kesehatan dan mencemari lingkungan.

 

“Kegiatan ini adalah langkah penting untuk memastikan Kecamatan Dringu terbebas dari kebiasaan BABS yang berpotensi mencemari lingkungan,” ujar Serma Rima pada Jumat (4/10). Ia menambahkan bahwa BABS dapat menyebabkan pencemaran tanah, udara, dan air, yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

 

Penertiban tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membangun jamban yang layak di rumah masing-masing. “Kami berharap, dengan adanya penertiban ini, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan melalui pembuatan jamban yang sesuai standar di setiap rumah,” tambahnya.

 

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memantau perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat, terutama di pedesaan. Dengan adanya program ini, diharapkan sanitasi di wilayah tersebut akan semakin baik, dan masyarakat semakin berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

 

Serma Rima menekankan pentingnya pembongkaran jamban liar sebagai pengingat bagi petugas kesehatan lingkungan dan pemerintah desa untuk terus melakukan penyuluhan terkait pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kami ingin memastikan seluruh desa di Kecamatan Dringu benar-benar bebas dari BABS dan terus menjalankan pola hidup bersih,” tegasnya.

 

Kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam hal akses ke fasilitas sanitasi yang memadai. Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat lebih termotivasi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi mereka.

 

Sumber: Pen0820/Probolinggo

Published: Edi D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *