Probolinggo — Sebagai Implementasi program Asta Cita Presiden RI dan menindaklanjuti arahan Kepala BNN RI untuk merangkul seluruh stakeholder serta <a href="https://investigasi88.com/dandim-1002-hst-tekankan-profesionalisme-prajurit-dalam-pengamanan-hari-pahlawan/”>dalam upaya mencegah peredaran Narkoba di lingkungan pendidikan, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran menghadiri kegiatan sosialisasi kedisiplinan, ketertiban dan bahaya Narkoba bertempat di Aula SMKN 2 Kraksaan, Kecamatan Kraksaan, kabupaten Probolinggo.
Batuuud Koramil 0820-12/ Kraksaan Pelda Gangsar Setyo Nugroho menyampaikan, penyalahgunaan narkoba telah menjadi salah satu masalah besar di banyak negara, termasuk Indonesia. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental individu, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda. Oleh karena itu, penting untuk melakukan sosialisasi yang efektif mengenai peraturan perundang-undangan yang terkait dengan narkoba kepada anak-anak usia sekolah.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai bahaya narkoba serta dampak hukum yang akan mereka hadapi jika terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.” Meskipun penyalahgunaan narkoba belum ditemukan tetapi pemakai rokok dan mulai coba-coba merokok sudah ditemukan pada beberapa peserta didik akibat dari pengaruh lingkungan, pergaulan yang salah dan minimnya edukasi tentang bahaya narkotika,” kata Pelda Gangsar Setyo Nugroho.
Pelda Gangsar Setyo Nugroho menambahkan, dengan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan satuan pendidikan diharapkan peserta didik mampu membentengi diri mereka dari pengaruh narkoba dan bahkan mampu menjadi satgas anti narkoba. “Diharapkan dengan adanya sosialisasi yang terus-menerus anak-anak usia sekolah dapat memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang bahaya narkotika dengan harapan akan mengurangi atau bahkan menghindari mereka dari penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka,”ujarnya.
Lebih lanjut anggota murah senyum menegaskan, selain fokus pada pencegahan narkoba sosialisasi ini diharapkan juga dapat membentuk karakter anak-anak yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan termasuk pengaruh buruk dari pergaulan. Dengan penanaman nilai-nilai yang positif, anak-anak diharapkan dapat memiliki ketahanan diri yang lebih baik dalam menghadapi tekanan dan pengaruh negatif.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan siswa meningkatkan pengetahuan dan mampu melakukan upaya pencegahan mulai dari diri sendiri untuk terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan selanjutnya mampu menjadi orang yang peduli, tanggap dan tangguh dengan berani menolak segala ajakan penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apapun untuk diri sendiri, lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah,”jelasnya. (Bambang/Pendim0820)














Respon (2)