PROBOLINGGO — Akses penghubung antara Desa Lumbang dan Desa Negororejo, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi jalur menuju kawasan wisata Madakaripura, terputus akibat jembatan ambles setelah terjadi longsor.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo langsung melakukan asesmen manajemen dan rekayasa lalu lintas di wilayah Kecamatan Lumbang, Kamis (2/4/2026).
Hasil asesmen menunjukkan kondisi jembatan tidak lagi layak dilintasi dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, petugas memutuskan untuk menutup total akses menuju jembatan tersebut bagi seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
“Penutupan ini dilakukan demi keselamatan. Kami masih menemukan adanya pengendara yang nekat melintasi sisa jembatan, padahal kondisi sangat berbahaya,” demikian imbauan petugas di lokasi.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub telah memasang rambu-rambu larangan serta melakukan pengamanan di sekitar titik jembatan yang ambles. Masyarakat dan wisatawan diminta untuk mematuhi arahan petugas serta tidak memaksakan diri melintas di jalur yang telah ditutup.
Untuk mendukung kelancaran mobilitas, pemerintah daerah juga telah menyiapkan jalur alternatif yang direkomendasikan. Pengendara dapat melalui Desa Pamatan, melewati Desa Welulang di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Jalur alternatif tersebut memiliki jarak sekitar 22 kilometer dengan estimasi waktu tempuh kurang lebih 30 menit, atau bertambah sekitar 23 menit dibandingkan jalur normal sebelumnya.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menghindari jalur dari dusun menuju Jalan Raya Sapih karena kondisi medan yang tidak layak dilalui. Jalur tersebut diketahui memiliki sekitar satu kilometer akses semak yang licin dan sudah lama tidak digunakan.
Dishub Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah setempat.
Pemerintah daerah juga tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan terhadap infrastruktur yang terdampak, termasuk rencana perbaikan jembatan guna memulihkan akses masyarakat dan jalur wisata menuju Madakaripura.
(Bambang/*)







