banner 728x250
TNI, Social  

Di Tengah Sunyi Pegunungan Papua, Tangan-Tangan Prajurit Jadi Penawar Luka Rakyat

banner 120x600
banner 468x60

Beoga, Papua — Di balik kabut tipis yang menyelimuti perbukitan Kampung Dambet, Distrik Beoga, muncul sosok-sosok mulia yang bukan membawa senjata, melainkan membawa harapan dan kehangatan. Mereka adalah prajurit dari Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti yang bertugas di Pos Dambet, dipimpin oleh Letda Infanteri Herman Mapparatte.

Dalam kondisi geografis yang sulit dan minimnya akses pelayanan kesehatan modern, kehadiran prajurit ini sangat berarti bagi masyarakat sekitar. Sejak pagi, warga berduyun-duyun datang ke tenda pengobatan yang didirikan di pos tersebut. Ada yang berjalan terpincang akibat penyakit lama, ada pula anak-anak yang demam dan rewel. Dengan penuh kesabaran dan senyum tulus, para prajurit memeriksa kesehatan warga, memberikan obat-obatan gratis, dan menguatkan semangat hidup mereka.

banner 325x300

Letda Herman Mapparatte menjelaskan, “Kami hadir bukan hanya sebagai pasukan pengaman wilayah perbatasan. Lebih dari itu, kami ingin menjadi saudara dan sahabat yang membawa kepedulian nyata untuk masyarakat. Kesehatan adalah hak setiap warga negara, dan kami bertekad agar mereka tidak merasa sendiri.”

Sentuhan tangan prajurit bagi warga Dambet ibarat embun yang menyejukkan padang gersang. Banyak dari mereka baru pertama kali merasakan pelayanan medis yang tulus tanpa biaya. Haru dan syukur terlihat jelas di wajah mereka. Seorang ibu muda dengan suara bergetar mengungkapkan, “Anak saya sudah bisa tidur nyenyak tanpa demam. Kami sangat berterima kasih, semoga prajurit semua selalu dilindungi Tuhan.”

Program pengobatan gratis ini bukan sekadar pelayanan medis, melainkan jembatan hati yang menyatukan prajurit dan rakyat Papua dalam sebuah ikatan kemanusiaan. Di saat dunia sibuk dengan berbagai kepentingan, Satgas Yonif 700/WYC memilih hadir dalam keheningan, menyembuhkan luka yang tak hanya tampak di fisik tapi juga di jiwa.

Kini, Dambet tak hanya mengenang kehadiran tentara sebagai penjaga wilayah, tapi juga sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang membawa sinar harapan dan kasih sayang bagi masyarakatnya.

Penulis: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Pewarta: Edi D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *