ACEH TIMUR — Kapolsek Rantau Selamat, AKP A Haris Nur, mewakili Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Rantau Selamat, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Rantau Selamat tersebut menjadi bagian dari agenda keagamaan masyarakat sekaligus ajang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
Pembukaan MTQ secara resmi dilakukan oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., sekitar pukul 20.30 WIB. Kegiatan berlangsung dalam suasana meriah dan khidmat serta dihadiri sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan juri, panitia, para peserta, serta warga yang datang menyaksikan pembukaan MTQ.
Sebanyak 70 peserta dijadwalkan mengikuti berbagai cabang perlombaan dalam MTQ tingkat kecamatan tersebut. Cabang yang diperlombakan antara lain tilawah, syarhil Al-Qur’an, tahfiz Al-Qur’an, tartil Al-Qur’an, dan khat Al-Qur’an.
Rangkaian perlombaan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 19-20 September 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, jajaran Polsek Rantau Selamat bersama personel TNI dari Koramil setempat melakukan pengamanan di sekitar lokasi acara.
Pengamanan dilakukan melalui pemantauan situasi, pengaturan arus lalu lintas, pengawasan terhadap aktivitas di sekitar lokasi kegiatan, serta koordinasi dengan panitia dan unsur terkait.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama seluruh rangkaian kegiatan MTQ berlangsung.
Kapolsek Rantau Selamat AKP A Haris Nur mengatakan, kepolisian mendukung berbagai kegiatan positif yang diselenggarakan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.
“Pihak kepolisian, khususnya Polsek Rantau Selamat Polres Langsa, terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif. Hal ini merupakan bagian dari pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas,” ujar Haris.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan di bidang seni baca Al-Qur’an, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta mempererat kebersamaan masyarakat.
“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Haris juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan adanya tindak kriminalitas atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar. Kami akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
(Jihandak Belang/Sumber : Abidos-Humas Polri)







