banner 728x250
TNI  

Dandim Probolinggo Dikukuhkan Warga Kehormatan Suku Tengger di Resepsi Yadnya Kasada

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo, 11 Juni 2025 — Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya resmi dikukuhkan sebagai warga kehormatan suku Tengger dalam rangkaian resepsi Yadnya Kasada tahun 1947 Saka atau 2025 Masehi. Acara pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Agung, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa malam (10/6).

Letkol Arh Iwan Hermaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan tersebut. Ia menyebut pengukuhan ini sebagai momen sakral yang menegaskan kerukunan dan keharmonisan antara manusia dan alam di wilayah suku Tengger. “Sebagai warga baru suku Tengger, kami berkomitmen untuk menghormati tradisi dan menjaga keharmonisan lingkungan. Semoga pengukuhan ini bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

banner 325x300

Rangkaian kegiatan Yadnya Kasada telah berlangsung sejak beberapa hari lalu, dengan puncak acara larung sesaji di kawah Gunung Bromo yang dijadwalkan keesokan harinya. Letkol Iwan juga mengucapkan selamat kepada para pejabat lain yang turut dikukuhkan, mulai dari menteri hingga pejabat tingkat provinsi. Menurutnya, pengukuhan ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam pembangunan masyarakat Tengger.

“Dengan status warga kehormatan, para pejabat menjadi bagian penting dalam sejarah suku Tengger. Kami berharap momentum ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto, menjelaskan bahwa pengukuhan sebagai warga kehormatan suku Tengger memiliki makna mendalam. Selain penghargaan, ini adalah komitmen untuk melayani dan berkontribusi pada pelestarian budaya serta kesejahteraan masyarakat Tengger yang kaya akan adat istiadat.

“Kami berharap pejabat yang dikukuhkan dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan komitmen demi kepentingan warga Tengger, karena mereka kini sudah menjadi bagian dari komunitas ini,” jelas Bambang.

Pengukuhan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat Tengger, sekaligus mendukung pelestarian tradisi yang menjadi daya tarik utama wisata Gunung Bromo.

(Bambang/Pendim0820)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *