banner 728x250

Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam Tertinggi pada 13 Oktober 2026

Harga Emas Pegadaian Turun Serentak, Antam Tertinggi pada 13 Oktober 2026
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Harga emas yang dijual melalui Pegadaian mengalami penurunan secara serentak pada perdagangan Selasa, 13 Oktober 2026. Penurunan tersebut terjadi pada tiga produk yang menjadi pilihan masyarakat, yakni emas Galeri24, Antam, dan UBS. Berdasarkan data pada laman resmi Pegadaian yang dipantau pukul 12.00 WIB, seluruh harga tercatat lebih rendah dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Untuk ukuran satu gram, emas Galeri24 dibanderol Rp2.521.000. Sementara itu, emas Antam tercatat sebesar Rp2.613.000 per gram, menjadikannya produk dengan harga tertinggi di tiga pilihan tersebut. Adapun emas UBS berada pada level Rp2.546.000 per gram. Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga masing-masing produk tidak selalu bergerak sama dari waktu ke waktu, meskipun pada perdagangan kali ini ketiganya sama-sama mengalami koreksi.

banner 325x300

Perubahan harga emas di Pegadaian dapat dipengaruhi oleh perkembangan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan dan pembaruan harga dari masing-masing penyedia. Karena itu, angka yang tercantum pada Selasa siang tersebut merupakan acuan berdasarkan waktu pemantauan, bukan nilai yang bersifat tetap. Pegadaian dapat memperbarui harga sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar dan sistem penetapan harga yang berlaku. Masyarakat yang hendak membeli emas sebaiknya memeriksa kembali laman resmi Pegadaian sebelum melakukan transaksi agar memperoleh informasi terbaru. Data dalam pemberitaan ini hanya mencakup harga per gram untuk Galeri24, Antam, dan UBS, sehingga tidak memuat rincian harga berdasarkan ukuran atau denominasi lainnya.

Perdagangan emas Pegadaian pada Selasa, 13 Oktober 2026, mencatat penurunan serentak pada tiga produk yang dibandingkan. Perubahan tersebut terlihat jika disandingkan dengan harga pada perdagangan sebelumnya, Senin, 12 Oktober 2026. Pada hari Senin, harga Galeri24 tercatat Rp2.537.000 per gram, Antam Rp2.633.000 per gram, dan UBS Rp2.562.000 per gram.

Pada Selasa, harga Galeri24 turun Rp16.000 per gram menjadi Rp2.521.000. Penurunan dengan nilai yang sama juga terjadi pada UBS. Setelah berkurang Rp16.000 dari posisi sehari sebelumnya, harga UBS berada di level Rp2.546.000 per gram. Sementara itu, Antam mengalami penurunan paling besar secara nominal, yakni Rp20.000 per gram, dari Rp2.633.000 menjadi Rp2.613.000 per gram.

Perbandingan kedua hari tersebut menunjukkan bahwa urutan harga antarproduk tidak berubah. Antam tetap mencatat harga per gram paling tinggi, baik pada Senin maupun Selasa. Pada 12 Oktober 2026, harga Antam lebih tinggi Rp96.000 per gram dibandingkan UBS dan Rp96.000 dibandingkan Galeri24. Setelah penurunan pada perdagangan Selasa, Antam masih berada di atas kedua produk lainnya, dengan selisih Rp67.000 per gram dari UBS dan Rp92.000 dari Galeri24.

Galeri24 menjadi produk dengan harga per gram terendah pada kedua hari perdagangan. Posisi UBS berada di Galeri24 dan Antam, meskipun harga ketiganya sama-sama bergerak turun pada Selasa. Dengan demikian, data harga memperlihatkan penurunan sebesar Rp16.000 untuk Galeri24, Rp20.000 untuk Antam, serta Rp16.000 untuk UBS per gram dibandingkan perdagangan Senin. Angka-angka tersebut menggambarkan perubahan harga harian masing-masing produk tanpa mengubah posisi Antam sebagai produk dengan harga jual per gram tertinggi dalam perbandingan ini.

Pegadaian menyediakan pilihan ukuran emas dari beberapa merek, sehingga calon pembeli dapat menyesuaikan produk dengan kebutuhan investasi maupun kemampuan anggaran. Galeri24 memiliki rentang ukuran paling luas. Produk tersebut ditawarkan mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Rentang ini mencakup kepingan berukuran kecil untuk pembelian bertahap serta ukuran besar bagi pembeli yang ingin mengalokasikan dana lebih banyak dalam satu transaksi.

UBS juga tersedia dalam beberapa pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Sementara itu, emas Antam yang tercantum di Pegadaian tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram. Perbedaan batas ukuran tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika masyarakat membandingkan produk. Pembeli yang baru mulai mengumpulkan emas mungkin lebih sesuai memilih ukuran kecil, sedangkan investor dengan dana dan tujuan penyimpanan yang lebih besar dapat mempertimbangkan ukuran yang lebih tinggi, sepanjang sesuai dengan rencana keuangan.

Variasi ukuran dan harga antarmerek memberi ruang bagi masyarakat untuk memilih emas berdasarkan kebutuhan, anggaran, serta preferensi terhadap merek tertentu. Namun, calon pembeli perlu mencermati berat produk sebelum melakukan transaksi. Total harga mengikuti ukuran emas yang dipilih, sehingga perbedaan beberapa gram dapat memengaruhi nilai pembelian secara signifikan. Informasi mengenai ketersediaan ukuran, harga terbaru, biaya terkait, dan ketentuan pembelian sebaiknya dikonfirmasi melalui kanal resmi Pegadaian sebelum transaksi. Langkah ini membantu pembeli memahami produk secara lebih tepat dan menghindari kekeliruan saat menyesuaikan pilihan dengan dana yang telah disiapkan.

Di pasar internasional, harga emas sebelumnya melemah setelah mencapai level tertinggi dalam satu minggu pada Senin, 12 Oktober 2026 waktu Jakarta. Pelemahan tersebut berlangsung ketika dolar Amerika Serikat menguat dan harga minyak meningkat. Pada saat yang sama, investor menunggu sejumlah data inflasi Amerika Serikat yang dinilai dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Harga emas spot tercatat turun 0,6 persen menjadi US$4.170,62 per ons. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Desember juga melemah 0,5 persen menjadi US$4.195,10 per ons. Pelaku pasar menantikan pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh, laporan indeks harga konsumen (CPI) pada Rabu, serta data indeks harga produsen (PPI) dan penjualan ritel pada Kamis.

Jim Wyckoff dari American Gold Exchange menyebut tekanan jual terhadap emas dipengaruhi oleh penguatan dolar yang mendekati level tertinggi dalam satu setengah tahun. Menurutnya, data inflasi yang lebih tinggi dapat berdampak bearish bagi logam mulia karena berpotensi memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi. Kondisi tersebut dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Pasar memperkirakan suku bunga akan dipertahankan pada pertemuan akhir bulan. Namun, berdasarkan FedWatch CME, terdapat peluang 87 persen untuk kenaikan suku bunga pada Desember. Suku bunga yang tinggi cenderung mendorong investor memilih aset berimbal hasil dibandingkan emas. Di sisi lain, harga minyak mendekati level tertinggi dalam dua minggu setelah serangan terhadap Arab Saudi, sementara pasar juga mencermati isu potensi tambahan pasokan.

Baca juga: Penurunan Harga Emas Perhiasan di Pasar Indonesia | Penurunan Harga Emas Perhiasan di Jakarta: Apa yang Terjadi? | Diduga 4 Kader Di Berhentikan Secara Serentak, Oleh Geuchik Terpilih Gampong Paya Bujok Teungoh

banner 325x300