banner 728x250

Kolaborasi LKNU, Baznas dan Puskesmas Pajarakan Sukseskan Khitanan Massal untuk Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO – Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PC-LKNU) Kraksaan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, Puskesmas Pajarakan, dan Yayasan Pendidikan Uswatun Hasanah menggelar kegiatan khitanan massal gratis di Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan sosial bidang kesehatan yang dipusatkan di Gedung Yayasan Pendidikan Uswatun Hasanah tersebut diikuti oleh 50 anak dari berbagai wilayah. Dari jumlah peserta yang terdaftar, sebanyak 44 anak berhasil menjalani proses khitan, sementara enam peserta lainnya tidak dapat mengikuti kegiatan karena berbagai alasan.

banner 325x300

Panitia menjelaskan, empat anak tidak hadir karena sakit atau kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan, sedangkan dua peserta lainnya terpaksa ditunda karena usia yang dinilai masih terlalu kecil untuk menjalani tindakan khitan.

Dalam pelaksanaannya, layanan khitanan melibatkan 20 tenaga kesehatan dari PC-LKNU Kraksaan dan dua tenaga medis dari Puskesmas Pajarakan. Seluruh proses tindakan medis dilakukan di bawah supervisi konsultan Rumah Khitan NU, dr. Syahrudi, yang merupakan dokter spesialis bedah.

Ketua PC-LKNU Kraksaan, Sugianto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial kesehatan yang mengusung semangat SAE Kesehatan. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan dengan biaya terjangkau bahkan gratis.

“Tujuan kegiatan ini adalah pelaksanaan program sosial SAE Kesehatan, meringankan beban masyarakat serta memberikan edukasi kesehatan terkait khitan,” ujar Sugianto.

Menurutnya, khitanan massal tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan anak sejak dini.

Sugianto berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu di berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

“Harapan kami, program khitan gratis keliling ini bisa dimanfaatkan masyarakat luas, menjadi program berkelanjutan yang berdampak positif serta semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah, swasta maupun perorangan,” katanya.

Melalui kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, lembaga pemerintah, fasilitas kesehatan, dan dunia pendidikan, kegiatan khitanan massal gratis ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Probolinggo.

(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *