banner 728x250

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Terhenti di Babak 16 Besar Hylo Open 2026

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Terhenti di Babak 16 Besar Hylo Open 2026
banner 120x600
banner 468x60

Bekasi | Ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin harus mengakhiri perjuangan mereka di babak 16 besar Hylo Open 2026. Pasangan unggulan keempat itu kalah dari wakil Denmark William Kryger Boe dan Rasmus Espersen dalam pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026 dini hari WIB. Boe/Espersen tidak diunggulkan pada turnamen tersebut, tetapi mampu mengatasi tekanan dan menutup laga dengan kemenangan dua gim langsung.

Raymond/Joaquin takluk dengan skor 14-21 dan 19-21. Pada gim pertama, pasangan Denmark berhasil menjaga keunggulan hingga mencapai angka penentu, sementara Raymond dan Joaquin belum mampu membalikkan keadaan. Memasuki gim kedua, wakil Indonesia berusaha memberikan perlawanan lebih ketat. Namun, Boe/Espersen tetap menjaga kendali pada poin-poin penting dan memastikan kemenangan, sekaligus merebut tiket ke babak berikutnya.

banner 325x300

Hasil ini membuat status Raymond/Joaquin sebagai unggulan keempat belum cukup untuk membawa mereka melaju lebih jauh di turnamen. Kekalahan tersebut juga menjadi hasil penting pada persaingan nomor ganda putra, karena pasangan yang tidak diunggulkan berhasil menyingkirkan salah satu pasangan unggulan. Pertandingan itu berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, yang menjadi arena penyelenggaraan Hylo Open tahun ini.

Hylo Open 2026 digelar pada 27 Oktober hingga 1 November 2026. Turnamen tersebut menghadirkan para pemain dari berbagai negara untuk bersaing dalam sejumlah nomor, termasuk ganda putra. Bagi Raymond dan Joaquin, tersingkir pada babak 16 besar berarti perjalanan mereka di Saarbrücken berakhir lebih awal dari yang diharapkan. Sementara itu, kemenangan Boe dan Espersen membuka kesempatan bagi pasangan Denmark tersebut untuk melanjutkan persaingan di babak selanjutnya. Duel dua gim ini menjadi salah satu hasil yang menandai ketatnya persaingan pada fase gugur, ketika unggulan dapat menghadapi ancaman dari pasangan nonunggulan yang tampil efektif.

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin mengawali pertandingan babak 16 besar Hylo Open 2026 dengan menghadapi tekanan skor pada gim pertama. Mereka tertinggal 1-7 pada awal gim, sehingga jarak angka dengan lawan sudah cukup lebar sebelum permainan memasuki fase berikutnya. Raymond dan Joaquin berusaha melanjutkan perolehan angka, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan. Saat interval, mereka masih berada di belakang dengan skor 5-11. Setelah jeda, selisih tersebut tetap menjadi tantangan bagi pasangan Indonesia. Mereka mencatat sejumlah angka tambahan, namun lawan lebih dahulu mencapai angka penutup. Gim pertama pun berakhir dengan skor 14-21, membuat Raymond/Joaquin harus mengejar ketertinggalan pada gim berikutnya.

Memasuki gim kedua, Raymond dan Joaquin kembali mendapati diri mereka tertinggal sejak awal. Skor sempat menunjukkan keunggulan lawan 6-2, sementara pasangan Indonesia berupaya menjaga jarak agar tidak semakin melebar. Mereka kemudian menambah angka dan terus melanjutkan gim hingga interval, tetapi masih tertinggal 9-11. Setelah jeda, Raymond/Joaquin tetap berada dalam posisi mengejar. Perolehan angka mereka berangsur mendekati lawan, sehingga pertandingan memasuki bagian akhir dengan selisih yang semakin tipis. Dari posisi tertinggal, mereka mencapai skor 18-19. Namun, jarak satu angka itu belum cukup untuk mengubah keadaan dan membawa gim ke hasil yang mereka perlukan.

Di penghujung gim kedua, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin belum berhasil membalikkan kedudukan. Mereka menambah angka hingga 19, tetapi lawan lebih dahulu mencapai 21 dan memastikan kemenangan pada gim tersebut. Skor 19-21 menutup gim kedua sekaligus mengakhiri pertandingan dalam dua gim langsung. Hasil itu membuat Raymond/Joaquin terhenti di babak 16 besar Hylo Open 2026. Jalannya pertandingan memperlihatkan bahwa pada kedua gim mereka sempat tertinggal sejak fase awal, lalu mencoba mengejar angka hingga akhir. Pada gim pertama, skor akhir terpaut tujuh angka, sedangkan pada gim kedua mereka berhasil memperkecil jarak hingga hanya satu angka sebelum pertandingan selesai. Meski gim kedua berlangsung lebih ketat pada pengujungnya, pasangan Indonesia tidak dapat melanjutkan langkah ke babak berikutnya.

Sebelum berlaga di babak 16 besar Hylo Open 2026, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin terlebih dahulu harus melewati ujian pada babak 32 besar. Pada Selasa, 27 Oktober 2026, pasangan Indonesia itu berhadapan dengan wakil tuan rumah Jerman, Jonathan Dresp dan Simon Krax. Pertandingan tersebut berlangsung ketat dan harus ditentukan melalui tiga gim. Hasilnya menunjukkan bahwa Raymond dan Nikolaus tidak langsung menguasai permainan sejak awal, tetapi mampu merespons tekanan dan mengubah jalannya laga setelah kehilangan gim pembuka.

Gim pertama menjadi milik Dresp/Krax dengan skor 21-17. Keunggulan pasangan Jerman itu membuat Raymond/Nikolaus tertinggal lebih dahulu, sehingga mereka perlu memperbaiki permainan untuk menjaga peluang melaju. Meski kalah pada gim pembuka, pasangan Indonesia tidak membiarkan hasil tersebut menentukan keseluruhan pertandingan. Mereka bangkit pada gim kedua dan tampil lebih efektif untuk merebut kemenangan 21-15. Hasil itu menyamakan kedudukan sekaligus membawa pertandingan ke gim penentuan, setelah masing-masing pasangan mengamankan satu gim.

Pada gim ketiga, Raymond/Nikolaus kembali mencatat skor 21-15 dan memastikan kemenangan atas Dresp/Krax. Dengan urutan skor 17-21, 21-15, 21-15, pasangan Indonesia menutup laga setelah membalikkan keadaan dari ketertinggalan. Kemenangan tiga gim tersebut mengantarkan mereka melewati babak 32 besar dan melangkah ke babak 16 besar. Perjalanan itu memperlihatkan bahwa mereka mampu bertahan dalam pertandingan yang berjalan panjang, menjaga fokus setelah kalah pada gim pertama, lalu mengamankan dua gim berikutnya. Modal kemenangan atas wakil tuan rumah tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka di turnamen, sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya pada babak 16 besar Hylo Open 2026.

Tersingkirnya Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin pada babak 16 besar Hylo Open 2026 memastikan Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor ganda putra. Hasil tersebut menutup peluang pasangan Indonesia untuk melanjutkan persaingan pada turnamen ini, sekaligus membuat perhatian berikutnya tertuju pada sektor lain yang masih diikuti pemain Merah Putih. Dengan seluruh wakil ganda putra telah gugur, Indonesia tidak akan mengirimkan pasangan ke babak perempat final dari nomor tersebut.

Sebelum Raymond dan Joaquin terhenti, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga lebih dahulu gagal melewati babak 16 besar. Mereka kalah dari pasangan Malaysia, Aaron Tai/Yap Roy King, dengan skor 20-22 dan 19-21. Kekalahan itu membuat Sabar/Reza tidak dapat meneruskan langkah ke fase berikutnya, meski angka pada kedua gim menunjukkan pertandingan berlangsung ketat dalam perolehan skor. Tidak ada pasangan ganda putra Indonesia lain yang tersisa untuk menjaga peluang di sektor ini.

Absennya wakil Indonesia pada babak perempat final menjadi catatan penting bagi kontingen di Hylo Open 2026. Ganda putra merupakan salah satu sektor yang kerap menjadi perhatian dalam turnamen bulu tangkis, sehingga hasil di babak 16 besar ini berarti peluang Indonesia untuk memperebutkan gelar dari nomor tersebut telah berakhir. Bagi para pemain, turnamen ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur hasil persiapan dan persaingan dengan pasangan dari negara lain.

Meski demikian, hasil sektor ganda putra tidak dengan sendirinya menggambarkan keseluruhan penampilan Indonesia di Hylo Open 2026. Perjalanan wakil dari nomor lain tetap dapat berlanjut sesuai hasil pertandingan masing-masing. Untuk ganda putra, evaluasi atas penampilan Raymond/Joaquin serta Sabar/Reza dapat menjadi bagian dari persiapan menghadapi kompetisi berikutnya.

banner 325x300