Probolinggo — Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Kota Probolinggo kembali mencapai tonggak penting. Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, resmi memulai pembangunan kantor dan gerai baru melalui seremoni peletakan batu pertama, Sabtu (29/11). Acara tersebut dihadiri oleh Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawadi Karnawan, mewakili Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Arh Iwan Hermaya.
Dalam sambutannya, Mayor Herawadi menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Menurutnya, koperasi adalah motor yang mampu mendorong kemandirian, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperluas peluang usaha.
“Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat produksi, logistik, promosi produk lokal, sekaligus wadah simpan pinjam dan pengembangan usaha lainnya. Harapannya, ekonomi masyarakat bisa tumbuh mandiri tanpa bergantung pada pihak lain,” ujar Kasdim.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas para pengurus dalam mengelola koperasi, mengingat fasilitas yang dibangun berukuran cukup besar, yakni 20×30 meter. Dengan adanya ruang penampungan bahan baku, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu berkolaborasi dengan berbagai program pemerintah dan sektor swasta, termasuk MBG (Menuju Bahan Gizi) dalam penyediaan kebutuhan pangan.
“Program dapur sehat MBG dan keberadaan Koperasi Merah Putih harus berjalan berkesinambungan. Kolaborasi ini penting agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kasdim juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan pembangunan koperasi tersebut.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo, Aries Santoso, yang turut hadir, menegaskan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan bagian dari program strategis Pemkot Probolinggo untuk mewujudkan “satu koperasi, satu kelurahan”.
Menurut Aries, Koperasi Merah Putih kini telah hadir di 29 kelurahan se-Kota Probolinggo—suatu capaian besar yang menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
“Pembangunan kantor ini bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi tentang peningkatan kapasitas dan profesionalisme koperasi. Kami ingin kantor ini menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dan rumah bagi ide-ide kreatif masyarakat,” ujarnya.
Aries menekankan bahwa pengurus KMP harus menjaga kepercayaan anggota, mengelola koperasi dengan transparan, dan menjadi model koperasi modern yang sehat dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan pelaksana pembangunan agar mengutamakan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu. Dengan demikian, fasilitas baru ini dapat segera digunakan oleh masyarakat Kelurahan Jati.
“Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi semua. Kami berharap kantor baru ini mampu memperluas layanan koperasi dan meningkatkan pendapatan daerah,” imbuhnya.
Dengan pembangunan fasilitas baru ini, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi simpul ekonomi baru yang mendorong tumbuhnya usaha mikro, menengah, hingga ekonomi kreatif di Kelurahan Jati. Integrasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan program ini.
Pembangunan KMP sekaligus menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan tetap menjadi prioritas pemerintah dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian seluruh lapisan masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan peninjauan lokasi pembangunan oleh seluruh tamu undangan.
(Bambang/Pendim0820)







