banner 728x250
TNI  

Koramil Kanigaran Hadiri Deklarasi Zona Integritas, Perkuat Komitmen Antikorupsi

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820-01/Kanigaran, Kapten Arh Ari Bonanto, menghadiri kegiatan Deklarasi Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo di Jalan Mastrip, Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, Danramil 0820-01/Kanigaran Kapten Arh Ari Bonanto menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan Kantor Kemenag Kota Probolinggo dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas.

Menurutnya, implementasi Zona Integritas tidak cukup berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata dan inovasi pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan dan kehormatan yang diberikan untuk menghadiri kegiatan ini. Dari apa yang kami lihat, seluruh fondasi menuju Zona Integritas telah dipersiapkan dengan baik. Integritas harus diawali dari pemahaman yang kuat mengenai mana yang benar dan mana yang tidak. Nilai-nilai itulah yang harus terus dibangun dan dipertahankan bersama,” ujar Kapten Arh Ari Bonanto.

Ia menambahkan, pembangunan Zona Integritas sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta tata kelola pemerintahan yang profesional.

Menurutnya, seluruh pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kebijakan yang berbasis data sehingga hasil pembangunan dapat diukur secara objektif.

“Setiap kebijakan harus disusun berdasarkan data yang akurat agar target pembangunan dapat dicapai secara terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Kapten Ari Bonanto menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Zona Integritas bertumpu pada komitmen seluruh aparatur dalam menolak segala bentuk praktik korupsi, kolusi, nepotisme, maupun gratifikasi.

Selain itu, ia menilai inovasi pelayanan publik juga menjadi faktor penting agar birokrasi mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat, efektif, dan profesional.

“Keberhasilan membangun Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh komitmen menolak gratifikasi, tetapi juga kemampuan menghadirkan inovasi pelayanan yang benar-benar memberikan kemudahan dan kepuasan kepada masyarakat,” tegasnya.

Deklarasi Zona Integritas tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

Pewarta: Bambang/Dwi H
Narasumber: Kapten Arh Ari Bonanto, Danramil 0820-01/Kanigaran (Pendim0820/Probolinggo)

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *