Tower Masjid Quba Sidorejo Disorot, Diduga Dibangun dari Dana Aspirasi DPR Aceh dan Mangkrak

Langsa Lama – Sungguh sangat rapi, dengan sistem kinerja dan tertutup. Pembangunan tower menara masjid quba itu, yang pada sebelumnya juga. Sempat pernah telah terjadi adanya pemberitaan miring dengan sorotan publik, dibeberapa media masa secara online tersebut. Berjudul, Pembangunan Tower Masjid Quba Tuai Sorotan, Geuchik Sidorejo Diduga Enggan Beri Klarifikasi. Terbitan pada tanggal, 7 september 2026 lalu. Sungguh sangat lucu melihatnya, diduga geuchik yang baru saja menjabat dan baru saja dilantik oleh bapak wali kota langsa. Beberapa bulan lalu, kini disinyalir layaknya seperti pejabat tertinggi di daerah provinsi aceh. Pada hal, hanya sebatas pejabat desa. Sudah kurang tidak memperdulikan sistem sebagai pelayanan terhadap masyarakat sorotan publik, terkesan membungkam. Sewaktu dikonfirmasi oleh wartawan media online ini, terkait pembangunan tower menara Quba.

Yang kini telah terkena bangunan kantor serta kuasai areal lahan aset milik pemerintahan desa (pemdes) gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, disinyalir pula. Dengan pola sistem kinerja geuchik, yang baru saja terpilih oleh suara masyarakat gampong. Kini telah lupa, dengan suara masyarakat nya sendiri. Dugaan pula, terpilih dirinya itu sebagai geuchik gampong sidorejo tersebut. Bukannya, dirinya sebagai kerjaan di pada zaman penjajahan saja. Dikabarkan juga, dengan secara isu-isu segelintiran himpunan informasi yang telah beredar dari kalangan masyarakat di kota langsa-aceh. Berdirinya pembangunan tower menara masjid quba, yang berlokasi tepatnya. Dibelakang kantor geuchik gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, ternyata berasal dari dana anggaran aspirasi salah satu seorang anggota dewan perwakilan rakyat aceh di banda aceh.

Dengan daerah pemilihan (dapil) desa gampong sidorejo langsa lama, warga desa seputaran antara gampong jawa atau gampong gedubang jawa kota langsa. Sewaktu dalam pelaksanaan pekerjaan proyek pembangunan tower menara masjid quba itu, disinyalir proyek siluman. Dikerjakan tanpa plang papan nama nilai kontraktor dana anggaran, diduga melalui dari kantor dinas syariat islam (DSI) kota langsa. Anehnya lagi, dalam hal kegiatan pelaksanaan proyek pembangunan tower menara masjid quba di belakang kantor geuchik gampong sidorejo tersebut. Terkesan tanpa diketahui secara sorotan publik masyarakat gampong sekitar, mulai dari penyaluran dana aspirasi pertama kalinya sampai dengan penyaluran berikutnya yang mencapai senilai sekitar milyaran rupiah. Bahkan juga, pantauan wartawan media ini kembali, proyek pelaksanaan pembangunan tower menara masjid quba itu disinyalir terbengkalai dan belum rampung di kerjakan. Kemana dana aliran itu perginya, dan siapa saja yang diduga telah menggerogoti aliran dana aspirasi asal dewan perwakilan rakyat aceh tersebut.

Menurut oleh bung “karo-karo” kembali, sebagai dari pihak pemerhati sosial publik aceh di kota langsa ini. Turut kembali olehnya, melakukan komentar yang di sampaikan kepada wartawan media ini. Terkait aliran dana asal aspirasi dewan perwakilan rakyat aceh, yang tanpa ada kejelasan dengan secara sorotan publik masyarakat sekitar gampong tersebut. “Saya, berharap oleh bapak kejaksaan tinggi aceh (kejati) aceh di banda aceh. Meminta agar dapat melakukan lidik dan sidik, dalam pelaksanaan proyek pembangunan tower menara masjid quba. Yang kian masih misteri, harapan saya kembali, untuk desak kejati aceh segera lakukan pemeriksaan secara mendetail”. Pintanya, bung “karo-karo” paparkan dengan secara publik kepada wartawan media ini. Kamis 10/9/2026, sekitar pukul.11.57.wib.

(Pasukan Ghoib/Sumber : PSP Aceh)