Langsa Lama – Sungguh sangat lucu melihatnya, diduga geuchik yang baru saja menjabat dan baru saja dilantik oleh bapak wali kota langsa. Beberapa bulan lalu, kini disinyalir layaknya seperti pejabat tertinggi di daerah provinsi aceh. Pada hal, hanya sebatas pejabat desa. Sudah kurang tidak memperdulikan sistem sebagai pelayanan terhadap masyarakat sorotan publik, terkesan membungkam. Sewaktu dikonfirmasi oleh wartawan media online ini, terkait pembangunan tower menara Quba.
Yang kini telah terkena bangunan kantor serta kuasai areal lahan aset milik pemerintahan desa (pemdes) gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, disinyalir pula. Dengan pola sistem kinerja geuchik, yang baru saja terpilih oleh suara masyarakat gampong. Kini telah lupa, dengan suara masyarakat nya sendiri. Dugaan pula, terpilih dirinya itu sebagai geuchik gampong sidorejo tersebut. Bukannya, dirinya sebagai kerjaan di pada zaman penjajahan.
Pada sebelumnya juga, dalam hal itu. Sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik, dibeberapa media masa secara online. Berjudul, Menara Masjid Quba Berdiri di Lahan Aset Desa Sidorejo, Anggaran Dipertanyakan. Terbitan pada tanggal, 6 september 2026 lalu. Sesuai adanya, desas desus segelintiran himpunan informasi. Yang terdengar oleh wartawan media online ini, dari beberapa kalangan khusus masyarakat desa gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh. Pada hari jumat 4/9/2026, tadi malam. Yang diduga telah terlaksananya, pembangunan tower menara mesjid quba. Kini telah terkuasai, oleh dari pihak pengurus mesjid quba itu. Areal lahan tanah milik aset kantor desa sidorejo, tepat persisnya. Di belakang kantor geuchik, yang telah mengenai posisi bangunan kantor gedung desa sidorejo tersebut.
Ada pun, sedang terlaksananya. Pembangunan tower menara mesjid quba, yang bergandengan dengan kantor gedung desa sidorejo itu. Tanpa ada kejelasan sumber berasal kan aliran dana anggaran, yang diterima oleh pihak pengurus masjid quba. Yaitu, dari bkm mesjid quba tersebut. Berasal dari dana anggaran aspirasi anggota dewan perwakilan rakyat di aceh, sewaktu sedang dalam pelaksanaan pembangunan tower menara mesjid quba itu. Tanpa adanya kejelasan, yang di tampilkan plang papan nama kontrak nilai anggaran yang telah di salurkan dengan pantauan sorotan publik (masyarakat) gampong sidorejo tersebut.
Ketika wartawan media online ini juga, sempat menerima informasi dari salah satu seorang sumber khusus masyarakat gampong sidorejo itu. Yang indentitas jati dirinya, yang tidak ingin mau disebut-sebut dengan sorotan publik media masa secara online. Dirinya sumber khusus tersebut, mengatakan kepada wartawan media ini. Menurutnya, sumber khusus itu, โbahwa. Adanya dugaan sedang terlaksananya pembangunan tower menara masjid quba, kini telah di kuasai oleh pihak mereka. Dari dugaan pengurus bkm mesjid quba, areal lahan tanah dan juga. Yang sudah terkena kantor gedung desa gampong sidorejo, yang sampai saat ini. Belum ada kejelasan, prosesi tindakan secara hukum.
Kejadian polemik terselubung, saat ini juga. Masih ngambang keberadaannya, selain itu juga. Dari pihak pelaksana atau sebagai dari pihak pemborong, yang mengerjakan pembangunan tower menara masjid quba tersebut. Adanya melibatkan, salah satu oknum aph daerah langsa. Berinislal โMMโ, yang sudah cukup lama berperan sebagai pihak pemborong di lokasi areal mesjid quba itu. Bukan hanya itu saja, adanya dana bantuan yang telah tersalurkan. Berasal dari dana anggaran aspirasi dewan perwakilan rakyat, diduga banyak tidak jelas rimbanya. Dan dugaan juga, pihak mereka banyak sekali tertutup. Tanpa di ketahui masyarakat gampong sidorejoโ, sebut oleh sumber khusus tersebut. Jumat 4/9/2026, sekitar pukul.22.10.wib.
Anehnya lagi, ketika kembali wartawan media ini juga. Mencoba melakukan jafrian kepada salah satu oknum geuchik gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh itu, yang disebut-sebut sapaan panggilan “edi saputra” tersebut. Melalui aplikasi via pesan whatsapp selularnya itu. Beserta langsiran beberapa pemberitaan miring, dalam hal tersebut. Di nomor selularnya, +62 812-69xx-xx49. Sempat pernah menyampaikan kepadanya pejabat geuchik “edi saputra” gampong sidorejo itu. Ass pak gchk, ijin pak gchk. Konfirmasi pak gchk, dari media online liputan wilayah aceh pak gchk.
Ijin pak gchk, ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ. Terkait adanya, beberapa pemberitaan di media online tersebut di atas pak gchk. Minta tanggapan dari pak geuchik nya, sebagai pejabat geuchik gampong sidorejo pak gchk. Ijin pak gchk, jawaban dan komentarnya pak gchk. Yang terkirim kepadanya, 6/9/2026 sekitar pukul.19.02.wib. Namun, pantauan wartawan media ini. Geuchik gampong sidorejo yang baru saja menjabat dan dilantik itu, terkesan membungkam serta tak memiliki nyali pertanyaan (konfirmasi) oleh wartawan media ini.
Menurut oleh pihak pemerhati sosial publik aceh di kota langsa, bung “karo-karo” juga menilai dan menyikapi kinerja geuchik yang disebut-sebut sapaan panggilan “edi saputra” itu. Baru saja menjabat seorang geuchik gampong, terkesan dirinya juga layaknya seperti pejabat tertinggi di negara kesatuan republik indonesia. Terkesan kemabli, geuchik gampong sidorejo kecamatan langsa lama itu. Memiliki wajah dan perasaan, wajah tembok kotoran. “Itu lah sosok pejabat desa gampong sidorejo, tidak ada memiliki etika sewaktu di konfirmasi wartawan. Dianggap dirinya, seperti pejabat besar saja di pemerintahan desa. Pada hal, dirinya itu hanya sebatas pejabat desa kemarin sore baru di lantik. Pada hal, dirinya itu juga. Kalau tidak ada suara rakyat desa gampong itu, mana ada dirinya sebagai geuchik gampong. Jelas, dirinya masih menjabat selaku tukang ayam potong. Memang dasar manusia tak malu”, pungkas bung “karo-karo”. Paparkan kepada wartawan media ini, senin 7/09/2026 sekitar pukul.16.43.wib.
(Pasukan Ghoib/Sumber : PSP Aceh)













