Langsa Lama – Sesuai adanya, desas desus segelintiran himpunan informasi. Yang terdengar oleh wartawan media online ini, dari beberapa kalangan khusus masyarakat desa gampong sidorejo kecamatan langsa lama kota langsa-aceh. Pada hari jumat 4/9/2026, tadi malam. Yang diduga telah terlaksananya, pembangunan tower menara mesjid quba. Kini telah terkuasai, oleh dari pihak pengurus mesjid quba itu. Areal lahan tanah milik aset kantor desa sidorejo, tepat persisnya. Di belakang kantor geuchik, yang telah mengenai posisi bangunan kantor gedung desa sidorejo tersebut.
Ada pun, sedang terlaksananya. Pembangunan tower menara mesjid quba, yang bergandengan dengan kantor gedung desa sidorejo itu. Tanpa ada kejelasan sumber berasal kan aliran dana anggaran, yang diterima oleh pihak pengurus masjid quba. Yaitu, dari bkm mesjid quba tersebut. Berasal dari dana anggaran aspirasi anggota dewan perwakilan rakyat di aceh, sewaktu sedang dalam pelaksanaan pembangunan tower menara mesjid quba itu. Tanpa adanya kejelasan, yang di tampilkan plang papan nama kontrak nilai anggaran yang telah di salurkan dengan pantauan sorotan publik (masyarakat) gampong sidorejo tersebut.
Ketika wartawan media online ini juga, sempat menerima informasi dari salah satu seorang sumber khusus masyarakat gampong sidorejo itu. Yang indentitas jati dirinya, yang tidak ingin mau disebut-sebut dengan sorotan publik media masa secara online. Dirinya sumber khusus tersebut, mengatakan kepada wartawan media ini. Menurutnya, sumber khusus itu, “bahwa. Adanya dugaan sedang terlaksananya pembangunan tower menara masjid quba, kini telah di kuasai oleh pihak mereka. Dari dugaan pengurus bkm mesjid quba, areal lahan tanah dan juga. Yang sudah terkena kantor gedung desa gampong sidorejo, yang sampai saat ini. Belum ada kejelasan, prosesi tindakan secara hukum.
Kejadian polemik terselubung, saat ini juga. Masih ngambang keberadaannya, selain itu juga. Dari pihak pelaksana atau sebagai dari pihak pemborong, yang mengerjakan pembangunan tower menara masjid quba tersebut. Adanya melibatkan, salah satu oknum aph daerah langsa. Berinislal “MM”, yang sudah cukup lama berperan sebagai pihak pemborong di lokasi areal mesjid quba itu. Bukan hanya itu saja, adanya dana bantuan yang telah tersalurkan. Berasal dari dana anggaran aspirasi dewan perwakilan rakyat, diduga banyak tidak jelas rimbanya. Dan dugaan juga, pihak mereka banyak sekali tertutup. Tanpa di ketahui masyarakat gampong sidorejo”, sebut oleh sumber khusus tersebut. Jumat 4/9/2026, sekitar pukul.22.10.wib.
(Jihandak Belang/Sumber : Khusus Masyarakat Gampong)













