banner 728x250

Empat Hari Tanpa Air Bersih, Warga Titi Manirah Soroti Distribusi PDAM Tirta Keumuning dan Minta Wali Kota Turun Tangan

banner 120x600
banner 468x60

Langsa Lama – Sungguh sangat cukup gawat, yang ternyata dua (2) pejabat di pdam tirta keumuning langsa. Yaitu, kepala bagian (kabag) pendistribusian dan bidang tehnik air bersih. Masih tunjukkan penyakit lamanya, seperti dengki dan iri serta memiliki penyakit hati kepada ke dua pejabat di pdam tirta keumuning langsa itu, diduga berbau penyakit ajang korupsi. Dan yang sampai saat ini juga, belum pulih pendistribusian air bersih, kepada pihak pelanggan di kawasan daerah jalan cendana titi manirah desa gampong sidodadi kecamatan langsa lama kota langsa-aceh tersebut.

Pada sebelumnya juga, sempat pernah telah terjadi pemberitaan miring dengan sorotan publik. Dibeberapa media masa secara online itu, berjudul. Pelanggan Keluhkan Air PDAM Mati 4 Hari, Kinerja Tirta Keumuning Langsa Kembali Jadi Sorotan. Terbitan pada tanggal, 10 september 2026 lalu. Akibat adanya di lakukan seleksi pergantian direktur perumda air bersih tirta keumuning langsa-aceh, kini kembali berulah lagi. Tunjukan penyakit lama, dan padamkan pendistribusian air bersih ke pelanggan masyarakat pengguna jasa air bersih. Di kawasan titi manirah jalan cendana desa gampong sidodadi kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, sudah 4 hari lamanya air bersih tak kunjung di salurkan “ada apa dengan penyakit lama pendistribusian air bersih yang selalu berulang-berulang di padamkan”.

banner 325x300

Kini kembali, ketika wartawan media online ini. Patut kita dengar keluh kesah salah satu dari seorang pihak pelanggan masyarakat pengguna jasa air berish, dengan nomor pelanggan 01625 di kawasan titi manirah. “Air bersih, kini kembali mati. Kami sebagai pelanggan masyarakat jasa pengguna air bersih, sudah sangat kesulitan. Sudah 4 hari ini, pendistribusian terus mendek. Ada apa, dengan penyakitnya pihak pdam tirta keumuning langsa. Tunjukan penyakitnya kembali kepada masyarakat, ini sudah tidak perlu diberikan toleransi. Begitu juga dengan wali kota langsa, jangan tinggal diam saja. Kami sebagai pihak pelanggan masyarakat di gampong kawasan titi manirah desa sidodadi, wali kota langsa harus buka mata lebar-lebar”. Cetusnya, pelanggan nomor 01625 berinisial “IN”. Juga yang mewakili dari pihak pelanggan itu berinisial “R”, jumat 10/9/2026 sekitar pukul.00.55.wib.

Bukan hanya itu saja, yang lebih parahnya lagi. Diduga pejabat wali kota langsa nya pun tahu, namun. Terkesan pura-pura tidak tau, atas keluh kesah pelanggan masyarakat di seputaran kawasan titi manirah gampong sidodadi kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, disinyalir pula wali kota langsa-aceh. Menggunakan ilmu pura-pura setel pekak alias menggunakan ilmu pura-pura setel kebas, apa kah bisa seperti itu. Seorang pejabat wali kota langsa, menggunakan ilmu pura-pura tidak tau atau pura-pura tidak mengerti dalam tersebut. Sementara itu kembali, pelanggan masyarakat jasa pengguna air bersih itu. Bukan hutang, selainkan selalu membayar tiap bulannya sebelum jatuh tempo yang di tentukan.

“Itu lah sistem pemerintahan kota (pemko) langsa, bagaiman mau maju masyarakat nya sendiri. Baru setingkat jadi pejabat di daerah saja, sudah seperti itu pola sistem kinerja pejabatnya. Belum lagi, menjadi pejabat daerah provinsi aceh. Bisa-bisa mungkin lebih para lagi hancurnya, dengan sistem suka-suka neneknya mereka perbuat. Seakan-akan pula, sistem menjalani dan pengelolaan PDAM tirta keumuning langsa itu. Layaknya seperti perusahaan swasta saja, pada hal. PDAM tirta keumuning langsa, adalah badan usaha milik daerah (bumd) kota langsa. Banyak masyarakat kini sudah mengeluh, atas dan sistem pola kinerja pejabat kecil di pdam tirta keumuning langsa. Atas sistem pendistribusian air bersih ke pelanggan masyarakat, terutama di kawasan titi manirah desa gampong sidodadi. Rekening air bersih tidak pernah telat, malah pendistribusian air bersih sering mandek sistem penyalurannya ke rumah-rumah pelanggan masyarakat tersebut. Apakah itu namanya bukan pembodohan kepada pelanggan masyarakat”, tandasnya oleh bung “karo-karo’” sebagai pihak pemerhati sosial publik aceh di kota langsa. Minggu 13/9/2026, sekitar pukul.17.28.wib.

(Pasukan Ghoib/Sumber : PSP Aceh)

banner 325x300