Banjir Rendam Sejumlah Titik di Langsa, Tumpukan Sampah dan Kayu di Aliran Sungai Jadi Sorotan

Aceh – Berakibat ketidak pedulian dari pihak kantor dinas lingkungan hidup dan kebersihan (DLHK) pemerintahan kota (pemko) langsa-aceh, maka. Akibat banyak tumpukan kayu dan sampah di aliran sungai, tepatnya berlokasi. Daerah belakang lembaga pemasyarakatan (lapas) kota langsa, beberapa titik desa gampong terendam banjir, saat hujan turun terus menerus. Maka, air di daerah aliran sungai kota langsa pun meluap drastis dari bibir daerah aliran sungai. Di seputaran antara gampong jawa belakang dan gampong pondok pabrik, yang berimbas ke desa-desa luapan air tersebut.

Dalam pantauan wartawan media ini, jumat 11/09/2026 sekitar pukul.07.30.wib. Air aliran sungai sudah meluap, ke beberapa titik desa gampong di kota langsa. Dan di temukan titik meluapnya air aliran sungai yang telah meluap itu, berakibat kan adanya tumpukan kayu dan sampah yang berakibat kan aliran sungai tidak mengalir dengan lancar. Ketika wartawan media online ini juga, sempat juga apa yang telah di dengar ocehan masyarakat dusun titi manirah gampong sidodadi itu. Beberapa masyarakat desa gampong sidodadi dusun titi manirah kecamatan langsa lama kota langsa-aceh tersebut, “ternyata adanya tumpukan kayu dan sampah yang tersumbat di aliran sungai kota langsa. Dikarenakan sudah tidak sanggup lagi. Sungai kota langsa, mengambil data air yang cukup deras. Akibat tumpukan kayu dan sampah itu, maka. Terjadi lah luapan air ke daratan gampong”, sebutnya beberapa masyarakat gampong di sidodadi itu. Yang sulit di sebutkan satu per/satu jati dirinya mereka.

Pantauan wartawan media online ini juga, bersama pihak pemerhati sosial publik daerah aceh di kota langsa-aceh. Juga menilai dan menyikapi, yang berakibat kan. Meluapnya air sungai kota langsa-aceh, ke daratan beberapa titik gampong. Itu adanya tumpukan kayu dan sampah yang mengumpul jadi satu, “pantasan saja. Air aliran sungai tidak kencang mengalir, rupanya di karenakan adanya kayu dan sampah yang mengumpul serta tidak berjalan lancar aliran sungai kota langsa tersebut. Yang menjadi pertanyaan besarnya lagi, ada pihak pihak kantor dinas lingkungan hidup dan kebersihan pemko langsa-aceh. Selama ini apa kerjanya, apa kerjanya hanya diam duduk saja. Dan tidak pernah melakukan control, serta pengecekan untuk lingkungan hidup dan kebersihan aliran sungai kota langsa.

Itu lah, pungsi pokok kantor dinas lhk pemko langsa tersebut. Kalau hanya datang ke kantor dinas lhk langsa, untuk melakukan prinjer prin saja. Tidak tau melakukan kinerja, dalam pengecekan daerah aliran sungai kota langsa. Yang sama dengan bohong, berarti dugaan kantor dinas lhk kota langsa. Hanya dibuat pajangan saja, tanpa adanya melakukan tugas pungsi pokoknya”. Tandasnya, oleh bung “karo-karo” paparkan. Setelah hasil peninjauan pada saat aliran air sungai kota langsa meluap ke daratan di beberapa titik desa di kota langsa, jumat 11/9/2026 sekitar pukul.11.30.wib.

(Pasukan Ghoib/Sumber : PSP Aceh)