TULUNGAGUNG || Investigasi88.com – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, menyelenggarakan kegiatan Santunan <a href="https://investigasi88.com/momentum-muharram-ribuan-anak-yatim-di-kabupaten-<a href="https://investigasi88.com/forum-llaj-jadi-ajang-evaluasi-parkir-dishub-probolinggo-dorong-jukir-lebih-disiplin/”>probolinggo-terima-santunan-dari-baznas/”>Yatim Piatu yang dipadukan dengan doa bersama dan pengajian keagamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026, bertempat di Balai Desa Tulungrejo dan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, antara lain Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT dan RW, LPM, BPD, PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Tulungrejo yang turut memadati lokasi kegiatan.
Sebagai bentuk pelestarian tradisi dan kearifan lokal yang masih terjaga di tengah masyarakat, para warga hadir dengan membawa takir plontang dan ambeng sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta doa untuk keselamatan dan keberkahan desa. Selain itu, Pemerintah Desa Tulungrejo juga menyediakan dua tumpeng yang menjadi bagian dari rangkaian acara peringatan Tahun Baru Islam tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Tahlil dan Istighosah bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana khusyuk dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti seluruh peserta yang memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, kemajuan desa, serta kesejahteraan masyarakat Desa Tulungrejo.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Kyai Mujib Ghozali. Dalam ceramahnya, beliau mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim dan piatu.
Kegiatan santunan yatim piatu menjadi puncak acara yang penuh haru dan kebahagiaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan serta memberikan semangat kepada anak-anak yatim dan piatu agar terus optimis dalam menatap masa depan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Tulungrejo berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang telah menjadi tradisi masyarakat dapat terus terjaga. Peringatan 1 Muharram tidak hanya menjadi momentum pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan Santunan Yatim Piatu dan Peringatan 1 Muharram 1448 H ini, diharapkan Desa Tulungrejo senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakatnya.














Respon (4)