banner 728x250

BKN Buka Jalur Rekomendasi untuk ASN Berdedikasi di Bidang Ketahanan Pangan

BKN Buka Jalur Rekomendasi untuk ASN Berdedikasi di Bidang Ketahanan Pangan
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan program “ASN Promote ASN” sebagai jalur bagi aparatur sipil negara untuk mengusulkan pegawai yang dinilai menunjukkan dedikasi dan kontribusi istimewa. Melalui program ini, rekomendasi dapat disampaikan oleh rekan kerja maupun masyarakat. Inisiatif tersebut membuka ruang agar kiprah ASN yang berdampak, termasuk dalam bidang ketahanan pangan, dapat diketahui dan dipertimbangkan oleh BKN. Dengan demikian, pengusulan tidak hanya bergantung pada pengenalan internal, tetapi juga dapat berasal dari pihak yang menyaksikan manfaat kerja seorang pegawai.

Rekomendasi dalam program ini berkaitan dengan peluang untuk menjadi kandidat penerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB). Pengusul dapat mengajukan nama ASN yang menurut penilaiannya memiliki prestasi, komitmen, atau sumbangsih yang layak diperhatikan. Bagi pegawai yang bekerja di lapangan, menjalankan tugas penting, atau memberi dampak nyata bagi masyarakat, mekanisme ini dapat menjadi kesempatan untuk menyampaikan hasil kerja yang mungkin belum banyak terlihat. Program ini juga mendorong perhatian terhadap dedikasi dalam pelayanan publik dan kontribusi terhadap agenda strategis, seperti ketahanan pangan.

banner 325x300

Namun, rekomendasi bukan jaminan bahwa seorang ASN akan memperoleh KPLB. Pengajuan nama merupakan pintu awal agar kontribusi pegawai dapat ditinjau lebih lanjut, sementara keputusan tetap melalui proses penilaian dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, rekomendasi sebaiknya didukung informasi yang jelas mengenai peran, hasil kerja, serta dampak yang dihasilkan, bukan semata-mata kedekatan pribadi atau popularitas. Bagi masyarakat dan sesama ASN, program “ASN Promote ASN” menyediakan cara untuk mengangkat kinerja yang dinilai berarti. Bagi BKN, masukan tersebut dapat menjadi bahan untuk mengenali kandidat yang patut dipertimbangkan secara objektif. Kesempatan terbuka, tetapi kelayakan tetap ditentukan melalui evaluasi.

Jalur rekomendasi yang dibuka Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi aparatur sipil negara (ASN) berdedikasi di bidang ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap prioritas pemerintah. Ketahanan pangan nasional tercermin dalam Asta Cita kedua Presiden, sehingga upaya memperkuat sektor ini memerlukan kontribusi berbagai pihak, termasuk aparatur yang bekerja di lingkungan pemerintahan. Program tersebut secara khusus menyasar ASN yang menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata dalam mendukung agenda ketahanan pangan.

Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi, memandang ketahanan pangan sebagai pilar penting bagi kedaulatan dan keberlanjutan bangsa. Pandangan itu menempatkan ketahanan pangan bukan hanya sebagai urusan ketersediaan bahan pangan, melainkan juga sebagai bagian dari kemampuan bangsa menjaga kepentingan dan masa depannya. Dalam mencapai tujuan tersebut, ASN turut terlibat melalui beragam tugas, mulai dari perencanaan kebijakan dan program, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi di lapangan. Peran tersebut dapat dijalankan secara langsung maupun melalui koordinasi dengan pihak terkait, sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan membuka jalur rekomendasi, BKN memberikan ruang agar kontribusi ASN yang berkinerja dan berdedikasi di bidang ini dapat dikenali serta diapresiasi. BKN menilai ASN berprestasi dan berdedikasi layak memperoleh penghargaan atas pengabdian yang diberikan. Salah satu bentuk apresiasi yang dapat dipertimbangkan adalah Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), sesuai ketentuan dan proses yang berlaku. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi, bukan semata-mata capaian administratif. Ruang apresiasi juga diharapkan mendorong penguatan budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan kepentingan publik. Melalui pengakuan yang tepat, ASN diharapkan semakin termotivasi untuk menjalankan tugas secara profesional, berkelanjutan, dan selaras dengan prioritas pemerintah. Dengan demikian, upaya BKN menghubungkan dedikasi individu dengan agenda ketahanan pangan nasional sekaligus menegaskan pentingnya peran aparatur dalam mendukung kedaulatan serta keberlanjutan bangsa.

Rencana jalur rekomendasi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berdedikasi dalam bidang ketahanan pangan masih berada pada tahap pembahasan. Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menetapkan ketentuan akhir mengenai siapa yang dapat diusulkan maupun bagaimana proses pengajuannya akan berlangsung. Pembicaraan dilakukan bersama instansi terkait agar rancangan program sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pekerjaan di sektor pangan. Karena itu, informasi yang tersedia saat ini belum dapat diperlakukan sebagai pedoman resmi atau dasar untuk mengajukan penghargaan.

Instansi yang disebut dalam pembahasan, khususnya Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), menjadi pihak yang relevan untuk menyelaraskan rancangan tersebut. Sasaran yang sedang dibicarakan adalah pegawai ASN di sektor kedua instansi itu. BKN bersama pihak terkait masih mengkaji unsur penilaian yang dapat digunakan untuk mengenali dedikasi pegawai, sekaligus memastikan penghargaan diberikan secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, unsur tersebut belum diumumkan sebagai kriteria yang berlaku. Belum ada pula keterangan yang memastikan bentuk bukti, batas masa pengabdian, atau tolok ukur kinerja yang nantinya akan dipakai.

Selain kriteria, mekanisme pengajuan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) juga masih menjadi bagian dari pembahasan. Tahapan pengusulan, pihak yang berwenang menyampaikan rekomendasi, dokumen pendukung, serta jadwal pelaksanaan belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang ada. Dengan demikian, calon penerima maupun instansi sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum mengambil langkah administratif atau menafsirkan persyaratan tertentu sebagai keputusan final. Pembahasan BKN dan instansi terkait diharapkan menghasilkan ketentuan yang jelas mengenai penilaian dan pengajuan, tetapi rincian akhirnya baru dapat diketahui setelah disepakati dan disampaikan secara resmi. Sampai saat itu, rencana jalur rekomendasi ini tetap merupakan inisiatif yang sedang dimatangkan, bukan prosedur yang sudah dibuka atau penghargaan yang dapat diajukan berdasarkan aturan tetap.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka kesempatan untuk mengusulkan aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berprestasi dan berdedikasi di bidang ketahanan pangan. Informasi mengenai program pengusulan ini mulai disampaikan melalui seluruh kanal media sosial BKN pada 27 Oktober 2026. Dengan demikian, ASN maupun pihak yang mengenal kiprah para pegawai dapat mengetahui mekanisme dan kesempatan untuk mengangkat kontribusi yang selama ini telah diberikan.

Pengusulan dibuka sampai 10 November 2026. Batas waktu tersebut memberi ruang bagi masyarakat dan sesama ASN untuk mengenali, menyiapkan, lalu menyampaikan rekomendasi bagi kandidat yang memenuhi kriteria. Perhatian dapat diarahkan pada ASN yang menunjukkan dedikasi serta menghasilkan kontribusi luar biasa bagi ketahanan pangan. Pengusulan bukan sekadar menyebut nama, melainkan juga menjadi cara untuk memperlihatkan karya dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Program ini merupakan jalur untuk membawa kerja nyata para ASN ke ruang publik sekaligus memberi pengakuan atas prestasi dan dedikasi mereka. BKN menyampaikan bahwa para penerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) langsung dari BKN nantinya akan didokumentasikan dalam katalog ASN berprestasi. Dokumentasi tersebut dapat menjadi rekam jejak kontribusi, serta memperkenalkan figur dan karya yang mungkin belum banyak diketahui di luar lingkungan kerja atau daerah masing-masing.

Katalog itu juga diharapkan membantu masyarakat melihat bahwa pelayanan dan pembangunan melibatkan kerja ASN dengan dampak yang konkret. Dalam konteks ketahanan pangan, kontribusi dapat hadir melalui berbagai bentuk pengabdian dan karya yang mendukung upaya menjaga ketersediaan pangan. Pengakuan terhadap ASN yang berprestasi dapat membuat upaya tersebut lebih mudah ditemukan, dipahami, dan diapresiasi oleh publik.

BKN mengajak ASN untuk turut mengampanyekan karya rekan kerja yang dinilai berdedikasi dan memberikan kontribusi luar biasa bagi ketahanan pangan. Sebarkan informasi tentang kiprah mereka melalui kanal yang tersedia, dan manfaatkan masa pengusulan sebelum 10 November 2026 untuk menyampaikan rekomendasi. Dengan dukungan bersama, karya para ASN berprestasi tidak hanya tercatat, tetapi juga dapat diketahui masyarakat luas dan menginspirasi apresiasi terhadap pengabdian di bidang ketahanan pangan.

Baca juga: Polisi Sambangi Petani Jagung di Sumber Wetan Probolinggo, Jaga Ketahanan Pangan | Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri | Rekomendasi Sarapan Lezat di Surabaya

banner 325x300