Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan kembali mengadakan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB), atau car free day (CFD), pada Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama. Penyelenggaraan ini menandai kembalinya CFD di kawasan tersebut, sekaligus mendukung pelaksanaan Jakarta Running Festival di wilayah Sudirman-Thamrin.
CFD di Sultan Iskandar Muda menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih ramah bagi warga. Pada waktu pelaksanaan, jalan yang biasanya digunakan kendaraan bermotor akan dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, seperti berjalan kaki, berlari, atau bersepeda. Dengan begitu, warga dapat menikmati aktivitas luar ruang tanpa lalu lintas kendaraan yang melintas di area kegiatan.
Kehadiran CFD di Kebayoran Lama juga memperluas pilihan lokasi bagi masyarakat Jakarta Selatan untuk beraktivitas pada akhir pekan. Warga sekitar maupun pengunjung dari wilayah lain dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berolahraga dan berkumpul di ruang terbuka. Kegiatan ini sekaligus menghidupkan kawasan setempat melalui aktivitas publik yang berlangsung secara tertib dan terarah.
Penyelenggaraan pada tanggal yang sama dengan agenda Jakarta Running Festival di Sudirman-Thamrin menunjukkan dukungan pemerintah kota terhadap suasana olahraga di Jakarta. CFD di Jalan Sultan Iskandar Muda menjadi kegiatan tersendiri di Jakarta Selatan, sementara festival lari berlangsung di kawasan Sudirman-Thamrin. Kedua agenda tersebut sama-sama mendorong masyarakat untuk lebih aktif dan menjadikan ruang kota sebagai tempat berolahraga.
Warga yang berencana hadir dapat mencatat tanggal dan lokasi kegiatan sejak awal serta memantau informasi resmi Pemerintah Kota Jakarta Selatan menjelang pelaksanaan. Rincian teknis, termasuk pengaturan lalu lintas dan waktu kegiatan, sebaiknya merujuk pada pengumuman terbaru dari penyelenggara. Dengan memperoleh informasi yang tepat, pengunjung dapat merencanakan perjalanan, memilih akses yang sesuai, dan mengikuti CFD dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan di sekitar Kebayoran Lama.
Camat Kebayoran Lama, Mustopa, mengundang masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) tingkat Kota Jakarta Selatan di Jalan Sultan Iskandar Muda. Ajakan tersebut disampaikan dengan semangat dan rasa gembira, mencerminkan harapan agar warga dapat ikut menyambut kembali kegiatan CFD di kawasan tersebut. Kehadiran masyarakat menjadi bagian penting dari suasana yang ingin dibangun melalui kegiatan ini.
Undangan dari Mustopa ditujukan kepada warga untuk meluangkan waktu dan datang mengikuti kegiatan. Ia menyampaikan ajakan itu secara antusias, sehingga pesan yang disampaikan bukan sekadar pemberitahuan mengenai CFD, melainkan juga dorongan agar masyarakat turut meramaikan acara. Warga yang hadir dapat mengambil bagian dalam suasana kebersamaan yang menjadi salah satu makna dari kegiatan publik seperti ini.
CFD tingkat kota Jakarta Selatan di Sultan Iskandar Muda menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan menikmati ruang kegiatan bersama. Dengan mengundang warga secara terbuka, Mustopa menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat diharapkan dalam menyemarakkan pelaksanaan CFD. Ajakan yang disampaikan dengan gembira itu juga memberi kesan bahwa kegiatan ini disambut dengan optimisme dan menjadi momen yang layak dinantikan oleh warga.
Masyarakat dapat mencermati informasi mengenai pelaksanaan kegiatan sebelum berangkat, termasuk waktu dan ketentuan yang berlaku, agar dapat menyesuaikan rencana kehadiran. Namun, inti pesan Mustopa tetap sederhana: warga diajak datang dan ikut meramaikan CFD tingkat kota Jakarta Selatan di Sultan Iskandar Muda. Semangat dalam ajakan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam menciptakan suasana kegiatan yang hidup. Dengan hadir, masyarakat turut menunjukkan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan bersama ini. Undangan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan, ketika warga diberi kesempatan untuk hadir dan berpartisipasi. Karena itu, ajakan Mustopa disampaikan dengan nada positif dan menggembirakan, seraya membuka ruang bagi masyarakat untuk bergabung dalam CFD tersebut.
Kegiatan Car Free Day (CFD) Jakarta Selatan di Jalan Sultan Iskandar Muda berlangsung pada pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Rentang waktu tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan maupun merencanakan perjalanan pada pagi hari. Dengan mengetahui jadwalnya, pengunjung dapat memperkirakan waktu kedatangan dan menyesuaikan aktivitas sebelum atau sesudah berada di area CFD. Pelaksanaan dimulai sejak pukul 05.30 WIB dan berakhir pada pukul 09.00 WIB, sehingga kegiatan berlangsung selama tiga setengah jam.
Area pelaksanaan membentang di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda, dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad. Kedua simpang tersebut menjadi penanda batas ruas yang digunakan untuk kegiatan ini. Dengan demikian, cakupan CFD yang dimaksud adalah ruas Jalan Sultan Iskandar Muda di Simpang Bungur dan Simpang Kostrad, bukan wilayah lain di sekitarnya. Menyebut batas awal dan akhir secara jelas membantu masyarakat memahami lokasi kegiatan serta menentukan bagian jalan yang perlu diperhatikan saat mengatur perjalanan.
Pengunjung yang hendak datang sebaiknya memperhatikan kedua informasi utama tersebut: jadwal pukul 05.30 hingga 09.00 WIB dan lokasi di sepanjang Jalan Sultan Iskandar Muda, dari Simpang Bungur sampai Simpang Kostrad. Informasi ini dapat digunakan sebagai panduan untuk menentukan waktu berangkat, titik tujuan, dan perkiraan waktu berada di kawasan kegiatan. Bagi pengguna jalan yang tidak mengikuti CFD, mengetahui ruas dan rentang waktunya juga berguna untuk menyesuaikan rencana perjalanan pada pagi hari. Uraian lokasi tetap terbatas pada segmen yang disebutkan, sedangkan jam pelaksanaan menjadi patokan selama kegiatan berlangsung. Karena itu, masyarakat dapat merujuk pada jadwal dan batas ruas tersebut ketika menyampaikan informasi atau menyusun agenda. Pencantuman nama simpang secara lengkap turut mengurangi kemungkinan kekeliruan dalam mengenali area pelaksanaan. Pastikan rencana kunjungan sesuai dengan jam kegiatan dan ruas yang telah ditetapkan.
Car Free Day (CFD) di Jalan Sultan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, kembali menghadirkan ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga untuk beraktivitas secara positif. Ketika jalan digunakan untuk kegiatan masyarakat, warga memiliki kesempatan untuk bergerak, menikmati suasana luar ruang, dan mengisi waktu dengan kegiatan yang mendukung kebugaran. Kehadiran CFD juga memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin berolahraga atau berkumpul tanpa harus menjadikan aktivitas tersebut sebagai kegiatan yang rumit.
Warga dapat berjalan kaki, bersepeda, maupun melakukan olahraga lain sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Aktivitas sederhana seperti berjalan menyusuri kawasan atau bersepeda bersama dapat menjadi cara untuk menjaga kebugaran sekaligus menikmati waktu di ruang terbuka. CFD juga menjadi kesempatan bagi keluarga dan teman untuk menghabiskan waktu bersama. Di tengah kegiatan sehari-hari, ruang publik semacam ini dapat mendukung kebiasaan aktif dan mendorong warga memanfaatkan lingkungan kota dengan cara yang sehat.
Selain berolahraga, kegiatan ini menyediakan ruang untuk bersilaturahmi. Warga dapat bertemu, berbincang, dan berinteraksi dengan orang lain dalam suasana yang lebih santai. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman CFD, karena manfaatnya tidak terbatas pada aktivitas fisik. Ruang bersama yang terbuka memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang hadir dan menggunakan kawasan secara berdampingan. Dengan demikian, kegiatan ini berperan sebagai wadah rekreasi sekaligus ruang sosial bagi warga Jakarta Selatan.
CFD di Sultan Iskandar Muda juga menghadirkan berbagai layanan gratis bagi masyarakat, termasuk pelayanan administrasi kependudukan. Warga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh layanan tanpa biaya, sembari mengikuti kegiatan di kawasan CFD.
Baca juga: Kesempatan Kerja di Jakarta: Job Fair 2026 Berlangsung Sebentar Lagi | Dukungan Pemprov Jakarta dalam Penyelidikan Kasus Penyelundupan Kacang Tanah | Kekeringan Melanda Jakarta: Warga Diimbau Hemat Air











