banner 728x250
TNI  

Di Tengah Keterbatasan, TNI Jaga Semangat Belajar Siswa Supiturang di Tenda Darurat

banner 120x600
banner 468x60

Lumajang — Meski status tanggap darurat erupsi Gunung Semeru telah dinyatakan berakhir, namun rangkaian upaya pemulihan tidak berhenti begitu saja. Di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, denyut pendidikan kembali berusaha bangkit meski dalam kondisi amat terbatas. Sekolah yang hancur akibat terjangan awan panas guguran membuat puluhan siswa kini harus melanjutkan proses belajar di tenda darurat yang disiapkan pemerintah.

Dalam suasana yang penuh keterbatasan itu, TNI kembali menunjukan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat. Personel Kodim 0821/Lumajang, Serka Supriadi, turun langsung melakukan monitoring kegiatan belajar para siswa di tenda darurat. Kehadirannya bukan hanya bentuk tugas militer, tetapi juga wujud empati dan dukungan moral kepada anak-anak yang sedang berjuang mempertahankan hak mereka atas pendidikan.

banner 325x300

Saat dikonfirmasi pada Jumat (5/12/2025), Serka Supriadi menegaskan bahwa monitoring ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang TNI dalam membantu pemulihan pascabencana.
Kami ingin memastikan bahwa proses belajar tetap berjalan aman, tertib dan kondusif. Anak-anak ini adalah masa depan daerah ini. Walaupun belajar di tenda darurat, mereka tetap harus mendapatkan pendidikan yang layak,” ungkapnya.

Kondisi di lapangan terlihat menyentuh sekaligus membanggakan. Di tengah panas terik dan suasana ruangan yang serba sederhana, para siswa tetap serius mengikuti materi pelajaran dari para guru. Meski duduk beralas terpal dan hanya dinaungi tenda, semangat mereka tampak tidak surut sedikit pun. Para orang tua yang ikut menyaksikan juga mengaku merasa lebih tenang karena adanya pendampingan dari TNI.

Kodim 0821/Lumajang menegaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan di wilayah terdampak Semeru tidak hanya dilakukan saat masa darurat. TNI berkomitmen untuk terus hadir hingga seluruh sarana dan prasarana pendidikan kembali berfungsi normal. Hal ini mencakup monitoring keamanan, pendampingan kegiatan belajar, hingga dukungan logistik bila diperlukan.

Upaya yang dilakukan TNI ini menjadi bukti bahwa pemulihan pasca erupsi Semeru tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. Ada aspek yang jauh lebih penting: memulihkan psikologis dan semangat generasi muda agar tidak kehilangan harapan dan tetap memiliki masa depan cerah.

Dengan dukungan yang terus diberikan, TNI berharap proses pendidikan di daerah terdampak bisa berjalan stabil sembari menunggu pembangunan ruang kelas darurat maupun rehabilitasi gedung sekolah rampung.
“Selama masyarakat membutuhkan, TNI akan selalu hadir,” tegas Serka Supriadi.

Pemulihan Semeru masih panjang, namun dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat dan kehadiran aktif TNI, harapan itu terus menyala.
(Bambang/Pendim0821)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *