Probolinggo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar audiensi krusial bersama manajemen PT Sasa Inti Gending dan Pabrik Gula Gending di Ruang Badan Anggaran (Banggar), Rabu (4/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membedah polemik rekrutmen karyawan dan sistem pengelolaan limbah yang menjadi keluhan hangat masyarakat Kecamatan Gending.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, M. Al Fatih, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat legislatif dalam mengawal aspirasi warga.
“Kami meminta klarifikasi tegas dari kedua perusahaan terkait mekanisme rekrutmen serta pengelolaan limbah yang dilaporkan masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran industri membawa manfaat, bukan beban bagi lingkungan,” tegas Al Fatih.
Dalam audiensi tersebut, terungkap data ketenaga kerjaan dari kedua perusahaan raksasa industri di wilayah Kecamatan Gending tersebut.
PT Sasa Inti Gending : Mempekerjakan sekitar 1.300 karyawan, di mana 743 orang merupakan warga lokal Probolinggo. Dari total tersebut, 800 orang merupakan karyawan internal dan 500 orang lainnya melalui perusahaan alih daya (outsourcing).
PT Sinergi Gula Nusantara (Pabrik Gula Gending ) : Memiliki 457 karyawan, yang terdiri dari 74 karyawan tetap dan 383 karyawan tidak tetap.
Pihak DPRD memberikan catatan tebal pada sistem rekrutmen melalui pihak ketiga (outsourcing). Al Fatih menegaskan jika ditemukan indikasi pelanggaran atau ketidak adilan dalam proses rekrutmen, pihaknya mendesak evaluasi total terhadap vendor alih daya tersebut.
Terkait isu limbah, DPRD melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo berjanji akan memperketat pengawasan teknis di lapangan.
“Pengawasan akan dilakukan kembali secara mendalam oleh instansi teknis. Pengelolaan limbah harus berjalan sesuai regulasi tanpa kompromi,” tambah Al Fatih.
Menanggapi hal tersebut, HRD PT Sasa Inti Gending, Supriyanto, menyatakan kesiapannya untuk membawa rekomendasi dewan ke tingkat manajemen pusat.
” Kami berkomitmen untuk menindak lanjuti hasil audiensi ini dalam waktu kurang lebih satu minggu,” ujarnya.
Aksi tanggap DPRD ini mendapat apresiasi positif dari perwakilan warga. Ketua Aliansi Masyarakat Kecamatan Gending, Faruq, bersama penasihat aliansi, Sanemo.SH , menilai audiensi ini adalah langkah maju dalam menjembatani kepentingan masyarakat dan korporasi.
“ Kami merasa suara mayoritas masyarakat Kecamatan Gending akhirnya terfasilitasi dengan baik oleh DPRD. Kami berharap ada tindak lanjut nyata setelah pertemuan ini,” ungkap Faruq.
Di sisi lain, perwakilan Pabrik Gula Gending menjelaskan bahwa meskipun kinerja perusahaan saat ini dipengaruhi fluktuasi harga gula dan tetes, mereka tetap berupaya menjaga operasional agar kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal tetap terjaga.(Bambang)
Beranda
Nasional
DPRD Kabupaten Probolinggo “Panggil” Manajemen PT Sasa Inti dan Pabrik Gula Gending , Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja hingga Masalah Limbah
DPRD Kabupaten Probolinggo “Panggil” Manajemen PT Sasa Inti dan Pabrik Gula Gending , Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja hingga Masalah Limbah







