banner 728x250
Sosial  

Gangguan Transaksi MNC Bank Picu Keluhan Nasabah, OJK Lakukan Penelusuran

Gangguan Transaksi MNC Bank Picu Keluhan Nasabah, OJK Lakukan Penelusuran
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Keluhan mengenai layanan transaksi PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP), atau MNC Bank, mencuat setelah seorang nasabah membagikan pengalamannya melalui media sosial Threads. Pemilik akun @raraw.secacc mengaku mengalami hambatan saat melakukan transfer pada 2 November 2026. Dalam unggahannya, ia juga menyampaikan bahwa upayanya menarik uang tunai di kantor cabang MNC Bank di Bonjer terkendala oleh batas penarikan yang disebut maksimal Rp500 ribu.

Menurut penuturan pemilik akun tersebut, kendala transfer dan keterbatasan penarikan tunai terjadi dalam pengalamannya sebagai nasabah. Ia mengungkapkan rasa khawatir karena kesulitan mengakses dana yang tersimpan di rekening, terutama ketika membutuhkan uang tunai. Keluhan itu kemudian menjadi perhatian pengguna media sosial dan memicu tanggapan dari warganet. Namun, informasi yang beredar dalam unggahan tersebut merupakan keterangan dari satu pemilik akun, sehingga belum dengan sendirinya menggambarkan kondisi layanan yang dialami seluruh nasabah MNC Bank.

banner 325x300

Unggahan di Threads tersebut menjadi salah satu titik awal mencuatnya persoalan transaksi dan penarikan dana di bank itu ke ruang publik. Keluhan yang disampaikan mencakup dua hal berbeda: proses transfer yang disebut mengalami hambatan serta penarikan tunai di cabang Bonjer dengan batas maksimal yang diklaim sebesar Rp500 ribu. Pengalaman tersebut perlu dipahami sesuai konteks keterangan pengunggah, tanpa menganggap batas itu sebagai kebijakan umum atau keadaan yang berlaku di semua kantor cabang. Penelusuran lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kendala, cakupan dampaknya, serta apakah terdapat kondisi tertentu yang memengaruhi layanan pada waktu itu. Bagi nasabah lain, unggahan tersebut dapat menjadi informasi awal, tetapi bukan bukti bahwa mereka menghadapi masalah serupa. Keluhan ini selanjutnya mendorong perhatian terhadap penjelasan bank dan langkah otoritas dalam menelusuri situasi yang dilaporkan. Hingga ada keterangan tambahan, rincian mengenai transfer maupun penarikan yang dialami pemilik akun sebaiknya tetap diperlakukan sebagai klaim berdasarkan pengalaman pribadinya.Setelah keluhan nasabah mengenai gangguan transaksi MNC Bank menjadi perhatian publik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan tengah menelusuri kondisi bank. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan penelusuran mencakup aspek likuiditas, pengelolaan arus kas, serta kemampuan bank memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai situasi yang terjadi dan memastikan persoalan ditangani secara tepat.

OJK juga meminta manajemen MNC Bank segera menangani kendala yang berkaitan dengan pemulihan dana nasabah. Menurut Dian, manajemen perlu menyampaikan langkah penyelesaian yang konkret, termasuk upaya yang ditempuh untuk merespons keluhan dan memenuhi kewajiban kepada para nasabah. Permintaan itu menegaskan bahwa bank bertanggung jawab menjelaskan penanganan masalah secara memadai, sementara OJK terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses tersebut.

Dian menyampaikan bahwa OJK akan mengambil langkah pengawasan apabila dalam penelusuran ditemukan kendala dalam pemenuhan kewajiban bank kepada nasabah. Langkah lanjutan akan disesuaikan dengan hasil pendalaman dan kondisi yang teridentifikasi. Dengan demikian, pengawasan tidak hanya berfokus pada penyebab gangguan transaksi, tetapi juga pada kemampuan bank menjaga kelancaran kewajiban serta menangani dampaknya bagi nasabah.

Di sisi lain, OJK menyatakan permodalan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) masih memenuhi ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai kondisi permodalan ini menjadi salah satu bagian dari penjelasan regulator di tengah meningkatnya perhatian publik, tetapi tidak menghilangkan kebutuhan untuk menyelesaikan kendala layanan dan memberikan kepastian kepada nasabah. OJK tetap mendalami aspek likuiditas dan arus kas secara terpisah dari penilaian atas pemenuhan ketentuan modal.

OJK mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar di media sosial. Nasabah diharapkan merujuk pada informasi resmi serta perkembangan yang disampaikan pihak terkait, bukan menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Sementara itu, manajemen bank diminta memberikan penjelasan dan langkah penanganan yang jelas agar nasabah memperoleh informasi mengenai proses pemulihan dana. OJK akan terus memantau perkembangan dan menilai respons bank berdasarkan hasil penelusuran serta pemenuhan kewajibannya.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada 4 November 2026, MNC Bank menyampaikan penjelasan atas permintaan bursa terkait pemberitaan mengenai kesulitan nasabah dalam melakukan transaksi. Manajemen menyatakan bahwa layanan transaksi digital bank masih berada dalam proses pemulihan. Karena itu, sejumlah layanan belum sepenuhnya kembali beroperasi seperti biasa, sementara upaya penanganan terus dilakukan. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan resmi perusahaan atas perhatian publik dan permintaan klarifikasi dari bursa. Bank menyebut proses pemulihan berlangsung dengan fokus pada upaya mengembalikan akses transaksi serta memastikan jaringan layanan dapat digunakan kembali secara normal oleh nasabah.

Manajemen mengatakan pihaknya terus melakukan penanganan dan mitigasi terhadap gangguan tersebut. Langkah-langkah itu ditujukan agar seluruh jaringan layanan MNC Bank dapat kembali beroperasi normal secepatnya. Namun, keterbukaan yang disampaikan tidak merinci jadwal pasti pemulihan maupun penyebab teknis gangguan. Selama proses berlangsung, nasabah yang mengalami kendala transaksi digital dapat terdampak dalam mengakses layanan yang biasanya tersedia melalui kanal elektronik. Bank menyatakan terus berupaya mengelola situasi tersebut, termasuk menjaga layanan di jaringan yang masih dapat digunakan. Pemulihan dilakukan sembari perusahaan menangani gangguan dan memantau kondisi operasional, tanpa menyebutkan rincian tambahan tentang tahapan teknis yang ditempuh.

Dampak operasional yang terlihat, menurut perusahaan, adalah meningkatnya antrean di kantor cabang dan pusat layanan telepon atau call center. Kondisi itu mencerminkan bertambahnya nasabah yang mencari bantuan atau melakukan layanan melalui kanal tersebut ketika transaksi digital belum pulih sepenuhnya. MNC Bank juga menyatakan gangguan ini tidak berdampak negatif secara material terhadap kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan. Pernyataan tersebut menjadi bagian dari penjelasan kepada bursa mengenai implikasi gangguan terhadap kegiatan usaha. Meski demikian, bank masih menyatakan layanan digital dalam pemulihan dan terus melakukan mitigasi hingga seluruh jaringan kembali normal. Nasabah dapat memantau informasi resmi bank mengenai perkembangan layanan serta menggunakan kanal yang tersedia untuk memperoleh bantuan selama proses pemulihan berlangsung.

Selama proses pemulihan layanan berlangsung, MNC Bank menyampaikan arahan operasional agar nasabah tetap dapat memenuhi sejumlah kebutuhan perbankan. Nasabah yang hendak menarik uang tunai atau memeriksa saldo diimbau menggunakan jaringan ATM MNC Bank. Arahan ini menjadi pilihan sementara bagi mereka yang memerlukan akses langsung terhadap uang tunai maupun informasi saldo, sembari bank menangani gangguan transaksi. Nasabah diharapkan mengikuti informasi resmi yang disampaikan perusahaan dan mempertimbangkan kebutuhan transaksinya sebelum mendatangi kanal layanan tertentu. Dengan demikian, penggunaan ATM MNC Bank dapat menjadi alternatif yang disarankan untuk keperluan tersebut selama pemulihan berlangsung, sesuai arahan yang telah diberikan oleh pihak bank.

Untuk kebutuhan yang memerlukan layanan langsung di kantor, bank meminta nasabah mendatangi cabang MNC Bank terdekat. Kunjungan perlu dilakukan pada hari dan jam operasional yang berlaku, sehingga nasabah dapat memperoleh bantuan melalui jalur layanan cabang. Sebelum berangkat, nasabah dapat memastikan terlebih dahulu lokasi cabang serta waktu operasionalnya melalui informasi yang tersedia dari perusahaan. Apabila membutuhkan keterangan lebih lanjut atau ingin menanyakan langkah yang sesuai dengan kebutuhannya, nasabah juga dapat menghubungi call center. Saluran tersebut disediakan sebagai jalur komunikasi bagi nasabah yang memerlukan penjelasan tanpa harus langsung datang ke kantor cabang.

MNC Bank menyatakan telah memberikan penjelasan kepada nasabah yang datang ke cabang maupun mereka yang menghubungi call center.

Baca juga: Nikmati Privilege Prodia untuk Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas, ada free MCU dan beragam diskon | Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas makin dimanja promo nonton di The premiere, beli 1 tiket dapat 2 | Anak yang seharusnya mendapatkan makanan bergizi justru mengalami gangguan kesehatan

22 kunjungan
banner 325x300