banner 728x250
Polri  

Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lestarikan Budaya

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menghadiri sekaligus meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (22/7/2026). Kehadiran Kapolri menjadi bentuk dukungan Polri terhadap penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi nasional, sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya melalui produk-produk unggulan Nusantara.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 itu mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”. Bazar berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juli 2026, dengan melibatkan ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

banner 325x300

Dalam peninjauannya, Kapolri mengunjungi sejumlah stan yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku UMKM. Produk yang dipamerkan meliputi batik, tenun, songket, ulos, fesyen, tas dan aksesori, perhiasan, kerajinan tangan, kuliner khas daerah, minuman, hingga berbagai produk kreatif lainnya yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.

Keberagaman produk tersebut dinilai menjadi bukti besarnya potensi ekonomi kreatif nasional yang tumbuh dari kearifan lokal di berbagai wilayah.

Panitia mencatat sebanyak 374 peserta ambil bagian dalam bazar dengan menghadirkan 727 stan, terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, serta 44 dapur bersama. Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pelaku UMKM sekaligus komitmen Bhayangkari dalam membuka peluang promosi dan memperluas akses pasar bagi produk lokal.

Selain menjadi ajang pemasaran, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 juga diisi berbagai kegiatan edukatif guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha. Selama pelaksanaan, panitia menggelar enam sesi talk show yang membahas pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi digital, legalitas usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga strategi memperkuat daya saing UMKM di era digital.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BRI, Telkomsel, serta Kementerian Hukum, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.

Suasana bazar juga dimeriahkan dengan 29 pertunjukan seni dan budaya, mulai dari tarian tradisional, peragaan busana, parade wastra Nusantara hingga pertunjukan musik. Kehadiran berbagai atraksi tersebut menjadikan bazar tidak hanya sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang promosi budaya Indonesia kepada masyarakat.

Sejumlah booth dari Bhayangkari, jajaran Polda se-Indonesia, satuan kerja Polri, serta mitra strategis seperti BRI, Pegadaian, Telkomsel, JNE, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum turut meramaikan kegiatan tersebut.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan UMKM melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan tertib dengan pengamanan yang melibatkan 393 personel gabungan dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri serta Polda Metro Jaya.

Kehadiran Kapolri dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah, serta memperkuat pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Pewarta: Jihandak Belang
Sumber: Divisi Humas Polri

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *