KUTAI BARAT.INVESTIGASI88 – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika, anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 dari Kodim 0912/Kutai Barat bersama Dinas Kesehatan Kutai Barat menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bertempat di SMAN 01 Linggang Bigung pada Kamis (26/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelajar. Sosialisasi menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Weda, SKM., M.Si selaku Kepala Bidang (P2P) Dinas Kesehatan Kutai Barat, Dody Safari, S.Ked sebagai pengelola program Napza, serta Albina Erminita, Amd.Kep dari Puskesmas Linggang Bigung.
Dalam pemaparannya, Weda, SKM., M.Si menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena dapat merusak kesehatan fisik, mental, serta masa depan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi dan penguatan karakter pelajar.
“Remaja harus memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu menolak ajakan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitar,” jelasnya di hadapan para siswa.
Sementara itu, Dody Safari, S.Ked memaparkan secara rinci tentang jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), serta dampak jangka pendek maupun jangka panjang yang ditimbulkan. Ia juga menyampaikan bahwa ketergantungan narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menjerumuskan seseorang pada permasalahan hukum dan sosial. Oleh karena itu, ia mengajak para pelajar untuk aktif dalam kegiatan positif serta membangun pergaulan yang sehat.
Dari sisi medis, Albina Erminita, Amd.Kep memberikan penjelasan tentang efek penggunaan narkoba terhadap organ tubuh, seperti gangguan pada sistem saraf, jantung, hingga kerusakan fungsi otak. Ia juga menekankan pentingnya pola hidup sehat dan keberanian untuk berbicara apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan kepedulian dan rasa ingin tahu para pelajar terhadap isu bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan mereka.
Di tempat terpisah, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Letkol Inf Doni Fransisco, S.Sos., M.Han menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan seperti ini menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nonfisik di wilayah sasaran.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan desa tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi mental dan karakter generasi mudanya. Sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan pihak sekolah sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMAN 01 Linggang Bigung memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Program TMMD pun terus berkomitmen tidak hanya membangun sarana dan prasarana, tetapi juga membangun kesadaran dan masa depan generasi penerus bangsa.(Mur)*







