PROBOLINGGO – Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melakukan pemeriksaan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah teritorial Kodim 0820/Probolinggo, Selasa (20/10/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan, sekaligus menilai kesiapan pelaksanaan program KDKMP sesuai ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Ketua Tim Verval Mabes TNI, Marsma TNI Theresia Soepi S., menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi merupakan bagian penting dalam mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program KDKMP di daerah.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga mencakup kondisi nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, tim dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program untuk selanjutnya dijadikan bahan evaluasi dan tindak lanjut oleh satuan terkait.
“Pelaksanaan verifikasi dan validasi diharapkan dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai perkembangan program KDKMP di wilayah Kodim 0820/Probolinggo, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi di lapangan,” ujar Marsma TNI Theresia Soepi S.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara Tim Verval Mabes TNI, Kodim 0820/Probolinggo, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. Sinergi tersebut diperlukan untuk mendukung kelancaran pemeriksaan dan memastikan kelengkapan data yang dibutuhkan.
Dalam prosesnya, tim melakukan pencocokan dokumen administrasi dengan kondisi fisik bangunan, termasuk sarana dan prasarana pendukung koperasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, KDKMP di wilayah Kodim 0820/Probolinggo dinilai telah siap beroperasi untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.
Sementara itu, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi merupakan bagian dari upaya memperkuat keberadaan KDKMP agar tidak hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi juga mampu berkembang menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Ia menilai, proses verifikasi memiliki peran strategis karena dapat memberikan gambaran mengenai kondisi riil setiap koperasi, termasuk potensi yang dapat dikembangkan serta kebutuhan yang masih harus dipenuhi.
Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk memetakan kebutuhan masing-masing KDKMP dan menentukan langkah pembinaan yang tepat. Berbagai persoalan maupun tantangan yang ditemukan di setiap wilayah juga dapat dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas pengelolaan koperasi ke depan.
“Melalui verifikasi dan validasi ini, kondisi masing-masing koperasi dapat diketahui secara lebih jelas sehingga potensi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi bisa menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan selanjutnya,” terang Dandim.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan KDKMP dalam menjalankan fungsi ekonomi di tingkat desa dan kelurahan, sehingga keberadaannya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Pen0820/Probolinggo)






