banner 728x250

TNI Koramil Wonoasih Dukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Probolinggo – Dalam rangka mendukung dan mensukseskan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran terus hadir di tengah-tengah para petani. Keterlibatan aktif dilakukan dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga proses panen di wilayah binaannya. Hal ini juga diterapkan oleh Koramil 0820/02 Wonoasih yang melakukan monitoring tanaman padi di Kelurahan Kedopok, Kota Probolinggo, Rabu (19/2).

Anggota Koramil 0820/02 Wonoasih, Serda Amir, menyampaikan bahwa ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana setiap masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Oleh karena itu, keterlibatan TNI dalam proses pertanian menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan keberlanjutan produksi pangan.

“Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah pusat telah meluncurkan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional yang mencakup berbagai strategi. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan, serta memperkuat infrastruktur pertanian,” ujar Serda Amir.

banner 325x300

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ketahanan pangan nasional menjadi isu krusial mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar serta cakupan geografis yang luas. Beberapa faktor utama yang mendukung ketahanan pangan meliputi ketersediaan pangan, stabilitas produksi, aksesibilitas terhadap pangan, serta pemanfaatan hasil pertanian secara optimal.

“Sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga para petani, harus bergerak cepat dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci utama dalam Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah meningkatkan produksi. Oleh karena itu, segala sumber daya dan dukungan harus difokuskan untuk meningkatkan hasil pertanian, baik pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun musim berikutnya,” tambahnya.

Dukungan terhadap program ketahanan pangan ini juga diperkuat oleh keterlibatan TNI dalam berbagai aspek, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang mencakup proses hulu hingga hilir. Menurut Serda Amir, langkah-langkah yang diambil tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian dalam jangka panjang.

“Mari kita bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Dengan begitu, kita tidak hanya menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan sektor pertanian di Kota Probolinggo dapat semakin maju dan mandiri, sehingga mampu menghadapi tantangan krisis pangan global. Monitoring yang dilakukan oleh Koramil 0820/02 Wonoasih ini menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

(SAHAR/Pendim 0820 Probolinggo)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan