4 Hari Air Bersih Mati di Titi Manirah, Pelanggan Soroti Kinerja PDAM Tirta Keumuning Langsa

Langsa Lama – Akibat adanya di lakukan seleksi pergantian direktur perumda air bersih tirta keumuning langsa-aceh, kini kembali berulah lagi. Tunjukan penyakit lama, dan padamkan pendistribusian air bersih ke pelanggan masyarakat pengguna jasa air berish. Di kawasan titi manirah jalan cendana desa gampong sidodadi kecamatan langsa lama kota langsa-aceh, sudah 4 hari lamanya air bersih tak kunjung di salurkan “ada apa dengan penyakit lama pendistribusian air bersih yang selalu berulang-berulang di padamkan”.

Kini kembali, ketika wartawan media online ini. Patut kita dengar keluh kesah salah satu dari seorang pihak pelanggan masyarakat pengguna jasa air berish, dengan nomor pelanggan 01625 di kawasan titi manirah. “Air bersih, kini kembali mati. Kami sebagai pelanggan masyarakat jasa pengguna air bersih, sudah sangat kesulitan. Sudah 4 hari ini, pendistribusian terus mendek. Ada apa, dengan penyakitnya pihak pdam tirta keumuning langsa. Tunjukan penyakitnya kembali kepada masyarakat, ini sudah tidak perlu diberikan toleransi. Begitu juga dengan wali kota langsa, jangan tinggal diam saja. Kami sebagai pihak pelanggan masyarakat di gampong kawasan titi manirah desa sidodadi, wali kota langsa harus buka mata lebar-lebar”. Cetusnya, pelanggan nomor 01625 berinisial “IN”. Juga yang mewakili dari pihak pelanggan itu berinisial “R”, jumat 10/9/2026 sekitar pukul.00.55.wib.

Ada pun, yang telah di sampaikan oleh dari pihak pelanggan masyarakat gampong kawasan daerah titi manirah desa gampong sidodadi kecamatan langsa lama kota langsa-aceh tersebut. Pihak dari pemerhati sosial publik daerah provinsi aceh di kota langsa itu, terdengar dengan keluh kesah masyarakat sebagai pengguna jasa air bersih itu. Bung “karo-karo” pun turut handil, serta turut mengomentari dalam kejadian itu. Dengan adanya pendistribusian air bersih dari pihak pdam tirta keumuning langsa-aceh, kini telah mati sudah 4 hari lamanya. “Wah-wah, permainan apa lagi. Yang di perankan oleh pihak pdam tirta keumuning langsa itu, diduga bersama pihak wali kota langsa nya. Dengan adanya di lakukan seleksi pergantian direktur pdam tirta keumuning langsa tersebut, pendistribusian air bersih pun. Kini jadi bermasalah, jangan tunjukan permainan sulap kalian terhadap masyarakat pelanggan pengguna jasa air bersih yang saat ini sedang membutuhkan.

Pelanggan masyarakat kan juga membayar kewajibannya setiap bulan, jangan lah sudah di lakukan kewajiban masyarakat setiap bulannya, pihak kalian pdam tirta keumuning langsa tidak melakukan kewajiban kalian sebagai pihak pelayanan pendistribusian air bersih di kawasan titi manirah desa gampong sidodadi. Kalau kalian pihak pdam tirta keumuning langsa, hanya menggunakan ilmu akal bulus kalian saja. Kalian tunjukan kepada pelanggan masyarakat, pelanggan masyarakat sekarang tidak bodoh lagi. Dengan dugaan akal-akalan kalian bermain sulap yang berujung kan berbau ajang korupsi, begitu juga dengan wali kota langsa. Sebagai pejabat utama di pemko langsa, jangan di anggap pemko langsa itu. Seperti milik wali kota seorang, seperti kerajaan dinasti. Wali kota langsa, bisa menjabat karena suara masyarakat kota langsa. Bukan, atas adanya kerajaan dinasti. Kalau ada seperti itu, jangan mimpi di siang bolong.

Wali kota langsa juga, jangan menggunakan ilmu mafia di dalam menjalankan roda-roda kepemerintahan di kota langsa itu. Saya sebagai pihak pemerhati sosial publik aceh di kota langsa, pantas saya menyoroti dengan tajam secara publik. Karena suara itu, adalah datangnya dari masyarakat. Bukan ada, datangnya dari nenek moyang kalian masing-masing. Harus kalian pahami itu”, tandasnya pemerhati sosial publik aceh. Jumat 10/9/2026, sekitar pukul.01.12.wib.

(Jihandak Belang/Sumber : Bung “Karo-Karo”)