banner 728x250

Dari Pesantren untuk Indonesia: Wali Kota Aminuddin Dorong Santri Jadi Pilar Generasi Masa Depan

Dari Pesantren untuk Indonesia: Wali Kota Aminuddin Dorong Santri Jadi Pilar Generasi Masa Depan
banner 120x600
banner 468x60

PROBOLINGGO — Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan peran strategis pesantren dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, berakhlak, dan berdaya saing global. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengajian umum dalam rangka Haul ke-11 almarhum KH Hasibuddin dan Nyai Hj. Qomariyah, yang dirangkai dengan penerimaan rapor semester ganjil santri Pondok Pesantren An Nur, Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Sabtu (27/12).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Probolinggo itu menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap eksistensi dan kontribusi pesantren dalam membangun peradaban, menjaga nilai-nilai keislaman, serta menyiapkan generasi masa depan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan apresiasi atas kemajuan Pondok Pesantren An Nur yang dinilainya terus berinovasi dalam metode dan sistem pembelajaran. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan para santri, termasuk penguasaan bahasa asing.

“Saya berdialog langsung dengan para santri menggunakan bahasa Inggris, justru saya yang kewalahan menjawab. Ini menunjukkan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren An Nur sudah sangat baik dan maju,” ujar Aminuddin.

Menurutnya, pesantren memiliki peran sentral dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 sebagaimana visi nasional Presiden RI Prabowo Subianto. Pesantren tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Aminuddin juga menyoroti keberadaan program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pesantren yang dinilai memberikan dampak positif bagi santri dan wali santri.

“Dengan dapur MBG, kebutuhan gizi santri lebih terjamin. Orang tua tidak perlu lagi menyiapkan bekal dari rumah. Ini bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat secara fisik dan mental,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Aminuddin menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren An Nur atas dedikasi dan konsistensi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Probolinggo.

“Teruslah menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Kota Probolinggo yang tangguh dan berdaya saing. Terima kasih kepada para kiai dan seluruh pengasuh atas pengabdian yang luar biasa,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Dr. Nurkholis menyebut pesantren sebagai fondasi utama peradaban bangsa. Pesantren sejak awal telah menanamkan nilai iman, keilmuan, kemandirian, dan tanggung jawab sosial.

Ia menegaskan, pesantren memiliki kontribusi besar dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 yang kokoh dalam iman, moderat dalam bersikap, cakap digital, serta mampu merespons tantangan global.

Acara tersebut turut dihadiri Pengasuh Ponpes An Nur KH Mahfudz Sahal, Ketua PCNU Arba’i Hasan, Camat Wonoasih, Lurah Sumber Taman, unsur forkopimca, serta ribuan santri dan wali santri.

Pengajian umum berlangsung khidmat dengan tausiah dari KH Malik Sanusi asal Bondowoso. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah menjadikan bulan Rajab sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT, mengingat Rajab merupakan salah satu bulan mulia (asyhurul hurum) dalam Islam.

(Bambang)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *