banner 728x250

Diminta Bapak Kapolri Evaluasi Kinerja Jajaran Polda Sulteng Polres Banggai, Laporan Dugaan Ancaman Sajam Oknum Pemilik Cafe Di Abaikan.

Diminta Bapak Kapolri Evaluasi Kinerja Jajaran Polda Sulteng Polres Banggai, Laporan Dugaan Ancaman Sajam Oknum Pemilik Cafe Di Abaikan.
banner 120x600
banner 468x60

 

Banggai – Tepatnya pada Senin 04 Mei 2026, kepada awak media ini beberapa sumber yang enggan di publikasikan namanya mengungkapkan, yang mana skandal di balik izin resto yang di jadikan cafe, nampak terlihat jelas memiliki perisai para preman yang di dukung oleh para oknum karena rupiah lebih kuat dari pada hukum di negri ini.

banner 325x300

sehingga saat ini wilayah administrasi Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, mencekam, karena sistem premanisme terbalut rapi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena prinsip kepentingan pribadi, sehingga menyebabkan kerugian pada negara dan masyarakat, karena para pelaku mafia izin dan preman tidak tersentuh hukum, “ungkap sumber, namun enggan di publikasikan namanya, oleh media.

Sehingga terjadinya diskriminasi serta intimidasi oleh oknum preman, yang di duga miliki beking yang kuat, sehingga aksi arogan yang di lakukan oleh oknum pemilik cafe, terkesan teroganisir dengan saksama, sehingga tidak tersentuh hukum, dan menjadi tradisi, buktinya sampai detik ini belum ada tindak lanjut dari laporan warga terkait ancaman sajam, masuk rumah geledah kamar tampa ijin pemilik rumah,” sebutnya.

Lanjut, pada kesempatan ini pula karang taruna desa dongin, melalui ketua dan humas karang taruna desa dongin mengecam keras terjadinya intimidasi warga desa dongin oleh oknum pemilik cafe, yang mempertontonkan arogansi, premanisme, mencerminkan betapa berkuasanya preman ketimbang aparat penegak hukum (APH) yang ada, sehingga diminta Kapolres Banggai untuk menindak tegas oknum premanisme yang mengancam keselamatan warga kami,”tegasnya.

Melanjutkan, salah satu tokoh agama yang enggan di sebutkan namanya, mendukung keras pemberantas maksiat di desa pandan wangi, dengan melakukan penutupan seluruh kafe yang berbau maksiat, merusak moral anak bangsa, generasi muda kita yang ada di wilayah Toili Barat, sebagai tiang penyangga bangsa ini, sehingga diminta bapak kapolri untuk melakukan evaluasi kinerja terhadap jajarannya, yaitu polda sulteng, polres Banggai, yang terkesan adanya pembiaran,” sebutnya.

Sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa di konfirmasi, dan laporan dugaan ancaman sajam serta masuk rumah tampa ijin oleh pemilik cafe belum ada penindakan.

Lp. Tim Redaksi.

📚 Artikel Terkait:
banner 325x300