banner 728x250

Maarten Paes Belum Turun Saat Ajax Tersandung di Markas Hajduk Split

Maarten Paes Belum Turun Saat Ajax Tersandung di Markas Hajduk Split
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta | Ajax Amsterdam menelan kekalahan 1-2 saat bertandang ke markas Hajduk Split pada laga perdana UEFA Conference League di Kroasia, Kamis, 15 Oktober 2026. Hasil tersebut membuat Ajax pulang tanpa kemenangan dari pertandingan pembuka itu. Dalam laga yang berakhir dengan keunggulan tuan rumah, Maarten Paes tidak dimainkan. Dengan demikian, kiper tersebut tidak turun ke lapangan ketika Ajax menghadapi Hajduk Split dan mengalami kekalahan tipis.

Skor akhir 1-2 menunjukkan bahwa Ajax kalah dengan selisih satu gol. Hajduk Split mencatat kemenangan di hadapan pendukungnya, sedangkan Ajax harus menerima hasil negatif dalam lawatan ke Kroasia. Meski pertandingan ini menjadi laga perdana kedua tim dalam kompetisi tersebut, hasil akhirnya berpihak kepada tuan rumah. Ajax tidak berhasil menutup pertandingan dengan skor imbang ataupun kemenangan, sementara Hajduk Split menyelesaikan laga dengan keunggulan satu gol.

banner 325x300

Perhatian juga tertuju pada status Maarten Paes yang tidak mendapat kesempatan bermain. Ia tidak tampil dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Ajax tersebut. Tidak ada keterangan mengenai alasan Paes tidak dimainkan, sehingga hal itu tidak dapat dipastikan dari informasi hasil laga ini. Yang tercatat, Ajax menurunkan pertandingan tanpa kehadirannya di lapangan dan harus meninggalkan markas Hajduk Split dengan skor 1-2. Kekalahan ini menjadi hasil yang diperoleh Ajax pada laga pembuka di Kroasia, sementara Hajduk Split mengamankan kemenangan. Pertandingan berakhir dengan skor yang sama, 1-2, dan Maarten Paes tetap tidak turun bermain hingga laga tersebut selesai.

Michel Sanchez melakukan sejumlah penyesuaian pada susunan pemain Ajax saat timnya bertandang ke markas Hajduk Split. Salah satu perubahan paling menonjol adalah keputusan menurunkan Jofre Torrents sejak menit awal. Pemain berusia 19 tahun itu mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Owen Wijndal. Kesempatan menjadi starter tersebut memberi Torrents tanggung jawab penting di tengah tekanan pertandingan tandang, sekaligus menjadi bagian dari upaya Ajax menyegarkan komposisi tim. Perubahan itu juga menunjukkan bahwa Sanchez bersedia memberi ruang kepada pemain muda ketika menilai kebutuhan taktik tim mengharuskannya.

Di lini pertahanan, Aaron Bouwman kembali masuk ke dalam susunan setelah sempat absen akibat cedera. Ia terakhir kali mengalami masalah tersebut dalam pertandingan melawan PSV, sehingga penampilannya di laga ini menjadi momen kembalinya ke lapangan. Kehadiran Bouwman menambah pilihan bagi Ajax di area belakang, terutama ketika tim harus menghadapi serangan langsung dan duel fisik dari para pemain Hajduk. Sanchez juga melakukan perubahan di lini tengah. Kapten Davy Klaassen masuk menggantikan Jorthy Mokio, membawa pengalaman serta kepemimpinan tambahan ke dalam permainan Ajax. Pergantian itu memberi Klaassen kesempatan untuk membantu menjaga keseimbangan tim dan mengarahkan rekan-rekannya ketika laga berlangsung ketat.

Sebelum Hajduk Split mencetak gol, Ajax sempat memperoleh peluang melalui Tolu Arokodare. Penyerang itu lebih dahulu memenangi duel dengan Dennis Hadzikadunic dan berhasil bergerak melewati bek tersebut. Situasi itu membuka ruang bagi Arokodare untuk melanjutkan serangan, tetapi Hadzikadunic tidak menyerah setelah kalah dalam perebutan awal. Bek Hajduk tersebut segera mengejar lawannya, menutup jalur menuju gawang, lalu menghentikan pergerakan Arokodare sebelum sang penyerang sempat melepaskan tembakan. Upaya Ajax pun terputus tanpa menghasilkan ancaman langsung yang mengharuskan kiper melakukan penyelamatan. Momen tersebut memperlihatkan bagaimana peluang dapat berubah dalam hitungan detik: keunggulan awal Arokodare dalam duel belum cukup untuk menciptakan kesempatan bersih karena respons cepat Hadzikadunic. Bagi Ajax, kesempatan itu menjadi salah satu serangan awal yang gagal dituntaskan, sementara Hajduk mampu mempertahankan organisasi pertahanannya sebelum kemudian mencetak gol.

Hajduk Split membuka keunggulan pada menit ke-37 setelah melancarkan serangan balik yang efektif. Marin Soticek mengirimkan bola kepada Abdoulie Sanyang, yang kemudian menuntaskan peluang tersebut dengan baik. Gol itu membuat Ajax tertinggal 0-1 dan memberi tuan rumah dorongan penting di hadapan pendukungnya sendiri. Serangan cepat Hajduk menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Ajax, terutama ketika tim tamu kehilangan penguasaan bola dan memberi ruang untuk melakukan transisi.

Ajax berusaha merespons setelah jeda dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-53. Thilo Kehrer mengirimkan umpan silang ke kotak penalti, lalu Davy Klaassen mengontrol bola sebelum menyelesaikannya menjadi gol. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan sempat membuka peluang bagi Ajax untuk membalikkan keadaan. Klaassen menunjukkan ketenangan dalam memanfaatkan kiriman Kehrer, sementara timnya kembali memiliki momentum untuk menekan pertahanan Hajduk.

Namun, kedudukan imbang itu tidak bertahan lama. Dalam rangkaian serangan berikutnya, Torrents kembali kehilangan bola dan penguasaannya berujung pada peluang bagi Hajduk. Bola sampai kepada penyerang Michele Sego, yang meneruskannya kepada Sekotic. Sekotic kemudian menuntaskan peluang tersebut untuk membawa Hajduk kembali unggul. Gol itu menjadi penentu dalam pertandingan yang berlangsung ketat, sekaligus menyoroti mahalnya kesalahan Ajax saat membangun permainan dari penguasaan bola.

Setelah kembali tertinggal, Ajax berupaya mencari gol penyama kedudukan, tetapi Hajduk mampu menjaga keunggulan dan tidak memberi kesempatan bagi tim tamu untuk mengubah skor. Tuan rumah bertahan dengan disiplin hingga peluit akhir dibunyikan. Dengan demikian, gol Sanyang pada babak pertama dan penyelesaian Sekotic setelah umpan Sego memastikan kemenangan Hajduk Split dengan skor 2-1. Ajax hanya mampu membalas melalui Klaassen, sementara kesalahan kehilangan bola pada momen krusial berkontribusi terhadap hasil yang mengecewakan bagi tim asal Amsterdam tersebut.

Maarten Paes belum memperoleh kesempatan untuk tampil ketika Ajax bertandang ke markas Hajduk Split. Kiper tersebut masih harus menunggu peluang untuk menunjukkan kemampuannya di bawah mistar dan meyakinkan pelatih bahwa ia layak mendapat kepercayaan. Situasi ini membuat perhatian terhadap Paes tetap tertuju pada kesempatan berikutnya, terutama saat Ajax berusaha menemukan susunan tim dan performa yang lebih baik. Untuk saat ini, ia belum menjadi bagian dari upaya tim mengejar hasil di pertandingan tersebut. Kesempatan bermain dapat menjadi jalan bagi Paes untuk memperlihatkan kualitasnya, tetapi peluang itu belum datang dalam laga ini.

Pertandingan sempat terhenti cukup lama setelah kembang api dinyalakan di dalam stadion. Jeda tersebut mengganggu alur laga dan membuat kedua tim harus menunggu sebelum permainan dapat dilanjutkan. Setelah pertandingan kembali berjalan, Ajax belum mampu membangun serangan berbahaya yang cukup untuk mengejar ketertinggalan. Upaya mereka tidak menghasilkan tekanan berarti di area pertahanan Hajduk Split, sehingga lawan tetap dapat menjaga keunggulan. Ajax pun gagal mengubah jalannya pertandingan dan membawa pulang hasil yang diharapkan. Hingga laga berakhir, tim tamu tidak menemukan cara efektif untuk menciptakan peluang yang dapat mengancam lawan secara konsisten.

Bagi Paes, hasil tersebut berarti ia masih menanti kesempatan untuk tampil sekaligus merebut kepercayaan pelatih. Perannya belum terlihat di lapangan, sementara Ajax menghadapi kebutuhan untuk memperbaiki permainan setelah tersandung di markas Hajduk Split. Belum adanya kesempatan bermain tidak menghapus peluangnya untuk berkontribusi pada pertandingan mendatang, tetapi ia perlu menunggu keputusan pelatih dan memanfaatkan peluang ketika diberikan. Di sisi lain, kegagalan Ajax mengejar ketertinggalan menambah tekanan kepada Michel Sanchez. Tekanan itu muncul ketika tim sedang berupaya memperbaiki performa, sehingga hasil di Split menjadi bagian dari situasi yang harus dihadapi pelatih dalam pekerjaan berikutnya. Ajax harus mencari perbaikan, sementara Paes masih menunggu ruang untuk menunjukkan kemampuannya dan memperoleh kepercayaan yang dibutuhkan.

banner 325x300