banner 728x250

Ribuan Warga Padati Kirab Hari Jadi Tulungagung, Reog Kendang Sambut Kedatangan Rombongan Pejabat

Ribuan Warga Padati Kirab Hari Jadi Tulungagung, Reog Kendang Sambut Kedatangan Rombongan Pejabat
banner 120x600
banner 468x60

TULUNGAGUNG | Investigasi88.com – 18 November 2025 – Kabupaten Tulungagung menggelar rangkaian acara besar untuk memperingati Hari Jadi ke-820, Selasa (18/11/2025). Perayaan yang dipusatkan di halaman Kantor Pemerintah Daerah dan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso itu berlangsung meriah dengan nuansa budaya dan kebersamaan yang kental.

Kegiatan dibuka dengan apel upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, H. Gatot Sunu Wibowo, S.E., M.E. Dalam amanatnya, Bupati Gatot Sunu menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen membangun daerah.

banner 325x300

“Hari Jadi Tulungagung ke-820 hendaknya menjadi momen untuk memperkuat persatuan dan menyatukan langkah dalam membangun daerah. Kita bersyukur atas perjalanan panjang ini, namun kita juga dituntut terus bekerja keras demi masa depan Tulungagung yang semakin maju,” tegasnya.

Upacara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Ketua Pelti, Ketua KONI, Kepala Dispora, para kepala OPD, serta unsur TNI, Polri, Satpol PP, pelajar, dan berbagai komunitas masyarakat.

Kirab Budaya Semarak, Forkopimda Naiki Kereta Kuda Kencana

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan kirab budaya menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Ribuan warga memadati rute kirab untuk menyaksikan jalannya perayaan.

Barisan terdepan diisi jajaran Forkopimda, antara lain Ketua DPRD Tulungagung, Dandim 0807, Kapolres Tulungagung, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Sekda, yang menaiki kereta kuda kencana. Di belakang mereka, becak-becak hias yang membawa para kepala OPD bersama istri turut menambah semarak kirab dengan ornamen khas Tulungagung.

Suasana makin meriah saat rombongan tiba di pendopo. Mereka disambut oleh penampilan ratusan penari reog kendang yang menghadirkan kekhasan budaya lokal Tulungagung.

Sejarah 820 Tahun Tulungagung Disampaikan Kembali

Ketua Panitia Hari Jadi, Fuad Saiful Anam, dalam laporannya kembali menyampaikan sejarah panjang berdirinya Kabupaten Tulungagung.

“Tulungagung memiliki catatan sejarah panjang sejak 18 November 1205 Masehi. Usia 820 tahun ini merupakan pencapaian luar biasa bagi sebuah daerah. Ini mengingatkan kita akan warisan sejarah yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.

Fuad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara, mulai dari instansi pemerintah, aparat keamanan, para pegiat budaya, hingga masyarakat luas.

Prosesi Tumpeng Tutup Rangkaian Acara

Rangkaian peringatan ditutup dengan prosesi kemunculan tumpeng besar sebagai simbol rasa syukur dan pengharapan. Para pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga turut menyaksikan prosesi tersebut.

Bupati Gatot Sunu kembali menegaskan makna filosofis dari tumpeng sebagai cerminan semangat pemerintah daerah.

“Makna tumpeng adalah harapan agar kita selalu bersyukur dan menatap masa depan dengan optimisme. Semoga Tulungagung semakin rukun, semakin maju, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan,” kata Bupati.

Perayaan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung pun ditutup dengan penuh kehangatan, menandai perjalanan panjang daerah yang terus tumbuh dan melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang.

Pewarta: Muhsoni

Editor: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *