banner 728x250
Polri  

Mutasi Besar-besaran Polri Desember 2025, Polwan Kian Dominan di Jabatan Strategis

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta (investigasi88.com) — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan secara besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 1.086 personel Polri tercatat mengalami pergeseran jabatan dalam rangkaian mutasi yang tertuang dalam lima Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 15 Desember 2025.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, mutasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme rutin organisasi untuk menjaga dinamika dan efektivitas kinerja Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

banner 325x300

“Mutasi adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai pembinaan karier, ini juga bertujuan untuk penyegaran organisasi serta peningkatan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Trunoyudo, lima ST mutasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari promosi jabatan, penugasan setara atau flat, hingga penyesuaian struktur atau nivelering. Dari total 1.086 personel, sebanyak 928 personel mendapatkan promosi maupun penugasan setara.

Salah satu posisi strategis yang diisi dalam mutasi kali ini adalah jabatan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dipercayakan kepada Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si. Penunjukan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kepemimpinan di wilayah.

Namun, sorotan utama dalam mutasi Desember 2025 ini tertuju pada semakin kuatnya peran Polisi Wanita (Polwan) dalam struktur kepemimpinan Polri. Tercatat 35 Polwan mendapatkan promosi jabatan, termasuk satu Polwan berpangkat jenderal.

Polwan tersebut adalah Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si., yang dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat. Penunjukan ini menegaskan komitmen Polri dalam memberikan ruang kepemimpinan yang setara bagi personel perempuan.

Selain itu, sebanyak 17 Polwan mendapatkan promosi ke pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol). Mayoritas dari mereka mengisi posisi strategis sebagai Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di sejumlah Polda, mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, hingga wilayah Indonesia Timur.

“Penguatan Direktorat PPA dan PPO merupakan bentuk keseriusan Polri dalam meningkatkan perlindungan terhadap perempuan, anak, serta kelompok rentan. Penempatan Polwan di posisi ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih humanis, empatik, dan responsif,” kata Trunoyudo.

Tak hanya di tingkat Polda, peran Polwan juga semakin terlihat di level kewilayahan. Sebanyak enam Polwan dipercaya menjabat sebagai Kapolres di berbagai daerah, yakni Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir. Penugasan tersebut mencerminkan kepercayaan pimpinan Polri terhadap kapasitas kepemimpinan Polwan dalam mengelola keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.

Secara keseluruhan, mutasi kali ini juga mencakup 50 personel Pati dan Pamen dalam kategori khusus, 79 personel yang ditugaskan untuk mengikuti pendidikan, serta 11 personel yang memasuki masa purnatugas atau pensiun.

“Melalui mutasi ini, Polri berharap organisasi semakin solid, adaptif, dan siap memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Trunoyudo.

(Edi D/Red/*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *