TULUNGAGUNG || Investigasi88.com – Sekolah SMPN 2 Kauman menggelar kegiatan pembagian zakat fitrah dan zakat mal kepada para siswa serta warga sekitar pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan sosial keagamaan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Drs. Sirat bersama para guru.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan zakat kepada ratusan penerima manfaat. Untuk zakat fitrah, jumlah penerima mencapai 401 orang dengan masing-masing menerima 3 kilogram beras, sehingga total zakat fitrah yang terkumpul mencapai 1.218 kilogram.
Selain itu, juga disalurkan zakat fitrah kepada Amil 406 x 3 kg, dan fisabilillah 401 masing-masing 1/8 dari 2421kg dengan nilai uang Rp45.000 per orang, sehingga total zakat fitrah yang disalurkan mencapai Rp18.045.000.
Panitia mencatat total gabungan zakat yang dihimpun setara dengan 2.421 kilogram beras. Dari jumlah tersebut, bagian untuk amil dan fisabilillah dihitung sebesar 1/8, yakni sekitar 2421 kilogram. Sementara sisanya diberikan kepada fakir miskin dengan total sekitar 1.815,75 kilogram yang kemudian dikemas menjadi 660 kantong untuk memudahkan proses pembagian.
Penerima zakat terdiri dari siswa SMPN 2 Kauman sebanyak 150 siswa yang masing-masing menerima dua paket, 32 siswa pengurus OSIS, serta warga masyarakat di sekitar sekolah yang membutuhkan.
Kepala Sekolah Drs. Sirat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran bagi para siswa mengenai pentingnya berbagi kepada sesama, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Kegiatan zakat ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan kepada para siswa,” ujarnya.
Acara pembagian zakat berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan lingkungan sekitar.
Pewarta : Muhshoni
Editor : Muhshoni







